Ditemukan, Jaring Laba-laba Tertua
December 15, 2009 by hafeez
Filed under Dunia Kita

Jaring halus laba-laba yang dibuat sekitar 140 juta tahun lalu ditemukan terawetkan dalam batu ambar. Jaring yang ditemukan di Sussex, Inggris, itu terawetkan saat getah damar menggenanginya sebelum mengeras dan membatu. Dalam batu yang sama ditemukan juga sisa tanaman, kotoran serangga, dan mikroba purba.
“Ini adalah jaring laba-laba paling tua yang pernah ditemukan menurut catatan fosil kami,” ujar peneliti Martin Brasier dari Universitas Oxford, Sabtu (31/10).
Brasier dan rekan-rekannya memanfaatkan teknik komputerisasi yang disebut confocal microscopy untuk merekonstruksi kembali dan meneliti jaring tersebut beserta simpulnya. Beberapa hal, termasuk simpul yang disambung menggunakan cairan lengket, menunjukkan bahwa jaring tersebut dibuat oleh laba-laba yang berkerabat dengan laba-laba kebun modern.
“Laba-laba ini juga meletakkan cairan lengket di sepanjang jaringnya untuk memerangkap mangsa mereka,” kata Brasier. “Sisa-sisa cairan lengket itu ikut terawetkan dalam batu ambar.
Analisis mengenai jaring tersebut juga memberi petunjuk tentang makanan laba-laba. Saya kira, berdasar bentuk jaringnya, hewan ini memangsa serangga terbang, seperti lalat dan nenek moyang lebah, tawon, serta kumbang,” kata Brasier.
Tahun 2006, para peneliti menemukan jaring laba-laba yang juga terawetkan dalam batu ambar. Usianya sekitar 136 juta tahun.
Related posts
Anjing Tertua di Dunia Mati di Usia 147 Tahun
September 1, 2009 by hafeez
Filed under Dunia Kita
Seekor anjing berjenis dachshund berbadan panjang dan berkaki pendek, yang tercatat sebagai anjing tertua di dunia, mati dalam usia 21 tahun, atau setara dengan 147 tahun dalam kalender anjing, di Long Island AS.
Anjing bernama Chanel itu mati, Jumat, karena sebab alamiah di rumah pemiliknya di Port Jefferson Station, sebuah dusun yang berjarak sekitar 80 kilometer di timur kota New York. Pihak Guinness World Records memberi penghargaan kepada anjing, Mei lalu, saat usianya tepat 21 tahun, sebagai anjing tertua di dunia.
Pemilik anjing tersebut, pasangan Denice dan Karl Shaughnessy, mengadopsi Chanel dari sebuah tempat penampungan binatang piaran di Virginia, saat anjing itu berusia enam minggu.
Mereka mengatakan, Chanel dalam beberapa tahun belakangan menggunakan kacamata warna untuk kataraknya dan menyukai baju hangat karena anjing tersebut sensitif terhadap cuaca dingin. Namun, kata mereka, anjing tetap semangat di usianya yang sudah renta.



