Cucu Stalin Gugat Koran Rusia
September 11, 2009 by hafeez
Filed under Dunia Kita

Cucu Joseph Stalin menggugat sebuah suratkabar Rusia karena sebuah artikelnya menuduh diktator Soviet itu memerintahkan pembantaian warga Soviet.
Seorang pengacara yang mewakili Yevgeny Dzhugashvili mengatakan kepada kantor berita Reuters hari Senin bahwa gugatan itu diajukan karena Stalin, dengan mengutip kata-kata pengacara itu, tidak dapat membela dirinya dari kuburan,” dan terhadap kebohongan selama setengah abad ini.”
Dzhugashvili menuntut lebih dari 314 ribu dolar ganti-rugi atas berita yang dimuat bulan April dalam suratkabar Novaya Gazeta.
Para pakar sejarah mengatakan jutaan orang dibunuh, dihukum mati, dan dipenjarakan pada masa kediktatoran Stalin dari tahun 1922 sampai tahun 1953 ketika ia berusaha melenyapkan siapapun yang dicurigai sedikitpun tidak setia atau menantang kekuasaannya.
Jutaan orang lainnya meninggal karena kebijakan kolektivisasi pertanian, yang menyebabkan bencana kelaparan yang meluas.
Related posts
Terbongkar Rencana Soviet Invasi ke Inggris
August 28, 2009 by hafeez
Filed under Dunia Kita

Sebuah peta mengungkap rencana Soviet menggelar invasi ke Manchester. Peta yang dibuat 35 tahun lalu itu menunjukkan kota di Inggris sebagai target serangan sejumlah tank Soviet.
Uni Soviet mengindentifikasi kemungkinan tank T-72 Soviet menerobos Mancunian Way. Dalam peta itu juga, Soviet mewarnai target yang ditandai dengan kode di sekitar Manchester termasuk lokasi nuklir dan penjara.
Chris Perkins, dosen geografi University of Manchester dan kurator ekshibisi tahunan Royal Geographical Society mengungkap keberadaan peta tersebut. “Sungguh luar biasa keterangan rinci yang terdapat di dalam peta itu,” katanya.
“Peta itu menunjukkan sejumlah jalan yang dikenal oleh sebagian besar warga Mancunian yang diyakini oleh Soviet dapat diterobos dengan tank termasuk Washway Road, the Mancunian Way, serta Princess Road. Beberapa nama jalan bahkan dialihkan ke dalam bahasa Rusia seperti Urmston, Salford serta Stretford.
Pembuat peta ini menggunakan kumpulan data dari peta Ordance Survey, satelit, atlas jalan serta aksi spionase selama 1974. Para pembuat itu juga menambahkan informasi rahasia seperti penjara Strangeways serta lokasi riset nuklir Risley Moss.
Perkins menambahkan militer Soviet mengumpulkan data peta tersebut dengan merekamnya dari udara diantaranya dengan menggunakan pesawat intai serta pencitraan satelit. Data yang direkam dari udara itu untuk melengkapi informasi peta survei UK Ordnance dan petunjuk jalur perdagangan serta atlas yang telah dipublikasikan.
Peta ini sempat mendapatkan proteksi keamanan tingkat tinggi selama perang dingin. Namun, peta ini mulai dipublikasikan setelah runtuhnya Uni Soviet.
“Setelah dinyatakan tidak masuk klasifikasi dokumen khusus oleh Rusia, peta tersebut beredar di pasar internasional,” kata Perkins. Peta ini diperagakan di konferensi tahunan Royal Geographical Society pekan ini dan selanjutnya disimpan di John Rylands Library hingga Januari tahun depan.



