Detik-detik Terakhir Pengabdian Jusuf Kalla

October 20, 2009 by hafeez  
Filed under Dunia Kita

Jabatan Wakil Presiden yang diemban Muhammad Jusuf Kalla selama 5 tahun berakhir sudah, Selasa (20/10), dengan dilantiknya pasangan Susilo Bambang Yudhoyono dan Boediono sebagai Presiden dan Wakil Presiden 2009-2014.

Mulai hari ini pula, Jusuf Kalla dan keluarganya resmi meninggalkan rumah dinas Wakil Presiden yang selama lima tahun ditempati di Jalan Diponegoro. Dengan pakaian jas rapi, ia meninggalkan rumah tersebut pada Selasa pagi sekaligus berangkat ke Gedung MPR untuk hadir menyaksikan pelantikan SBY-Boediono.

Seusai menghadiri upacara pelantikan presiden dan wakil presiden di Gedung MPR, mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla langsung kembali ke kediaman pribadinya di Jalan Brawijaya, Jakarta Selatan. Kontras dengan pemandangan di rumah dinas yang terkesan formal, kini Jusuf Kalla tampak lebih santai.

Mobil Mercedes hitam yang dipakainya telah berganti pelat nomor dari RI 2 menjadi B 2479 BQ. JK langsung melepas jas dan bersama istrinya bercengkerama dengan cucu-cucunya. Dalam suasana santai, JK dan keluarga pun sempat menonton acara televisi yang menampilkan testimoni sang istri soal kehidupannya selama mendampinginya sebagai Wapres.

Kabarnya, Jusuf Kalla pun akan memanfaatkan waktu luangnya setelah tidak lagi menjabat Wakil Presiden untuk melanglang Eropa.

Related posts

Sumpah SBY-Boediono untuk Indonesia

October 20, 2009 by hafeez  
Filed under Dunia Kita

Susilo Bambang Yudhoyono dan Boediono secara resmi dilantik sebagai Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia periode 2009-2014 oleh MPR, Selasa (20/10).

Keduanya mengucapkan sumpah di hadapan Sidang Paripurna MPR sesuai Pasal 9 Undang-Undang Dasar 1945. Pengambilan sumpah dilakukan dengan didampingi seorang rohaniwan.

Inilah sumpah Susilo Bambang Yudhoyono dan Boediono atas jabatan yang akan diembannya selama lima tahun ke depan:

“Demi Allah, saya bersumpah akan memenuhi kewajiban Presiden Republik Indonesia (Wakil Presiden Republik Indonesia) dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, memegang teguh Undang-Undang Dasar dan menjalankan segala undang-undang dan peraturannya dengan selurus-lurusnya serta berbakti kepada nusa dan bangsa”.

Seusai pengucapan sumpah, SBY-Boediono bersama pimpinan MPR menandatangani berita acara pelantikan. Selanjutnya berita acara tersebut diserahkan oleh Taufiq Kiemas kepada SBY-Boediono.

sumber

Related posts