Benarkah Noordin M Top Tertembak?
August 7, 2009 by hafeez
Filed under Dunia Kita

Noordin M Top dikabarkan telah tertembak pada aksi baku tembak yang melibatkan aparat kepolisian di rumah Sahri di Dusun Beji, Desa Kedu, Kecamatan Kedu, Temanggung, Jawa Tengah. Benarkah demikian?
Wakadiv Humas Markas Besar Polisi RI Brigjen Sulistyo, ketika dikonfirmasi Kompas.com, Jumat (8/8) malam, mengaku belum dapat memastikan hal tersebut. “Kami masih menunggu kepastian informasi ini dari Tim Densus 88. Saat ini, Densus 88 belum dapat dihubungi,” ujar Brigjen Sulistyo.
Sulistyo melanjutkan, “Saya dan Pak Nanan (Kadiv Humas Mabes Polri) masih terus mencari informasi dari jalur kami masing-masing. Nanti, kami pasti kabari,” ujar Sulistyo.
Related posts
Baku Tembak Masih Terus Berlangsung
August 7, 2009 by hafeez
Filed under Dunia Kita

Kontak tembakan kembali terjadi di rumah yang diduga menjadi tempat persembunyian Noordin M Top di Dusun Beji Desa Kedu Kecamatan Kedu Kabupaten Temanggung.
Berdasarkan pantauan Kompas di lapangan, sejak sekitar pukul 21.06 hingga laporan ini diturunkan terdengar setidaknya 10 kali suara tembakan lebih yang merupakan pertanda adanya perlawanan dari orang yang diduga sebagai Noordin M Top .
Berdasarkan informasi yang beredar, pihak kepolisan tengah memburu 2 orang yang menjadi target.
Related posts
“Web Server” Blog “Noordin M Top” Berada di AS
July 30, 2009 by hafeez
Filed under Dunia Kita

Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Nanan Soekarna mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan Unit Cyber Crime Mabes Polri, web server dari website yang digunakan untuk memublikasikan sebuah blog yang berisi pengakuan Amir Tandzin Al-Qoidah sebagai pelaku bom Mega Kuningan berada di Amerika Serikat.
“Provider-nya (pemilik) di Amerika Serikat. Tapi semua orang bisa mengakses ke sana. Mudah-mudahan yang akses bisa ditelusuri,” ucapnya di Mabes Polri Jakarta, Kamis (30/7).
Unit Cyber Crime, kata Nanan, akan mencoba menelusuri siapa pembuat blog tersebut yang mengaku mengatasnamakan Noordin M Top. Namun, jika Unit Cyber Crime Polri tidak mampu menelusuri, kepolisian akan memanfaatkan kerja sama antarkepolisian negara lain untuk membantu penelusuran. “Kalau tidak mampu, akan memanfaatkan police to police untuk membuka kaitan antara yang membuat,” ucap Nanan.
Klaim dalam blog tersebut yang membawa agama Islam, menurut Nanan, sangat menyakitkan bagi umat Islam. Seolah-olah Islam menyetujui teror.
Pada bagian lain, Nanan juga mengkritik pemberitaan media massa yang menyebutkan siapa saja yang telah ditangkap oleh penyidik dan menjadi tersangka dalam kasus bom di Mega Kuningan, tanpa sumber yang jelas dari Mabes Polri. “Apa pun yang berkaitan dengan bom masih ditelusuri. Soal tersangka atau tidak harus dari Kapolri atau Divisi Humas,” tegasnya.
Related posts
Klaim Noordin M Top Beredar di Internet
July 29, 2009 by hafeez
Filed under Dunia Kita
Pernyataan mengatasnamakan Noordin M Top sebagai Amir Tandzim Al Qo’idah Indonesia, yang menyatakan bertanggung jawab atas peledakan Hotel Marriott dan Ritz-Carlton, beredar di internet. Pada pernyataan itu, nama buruan nomor wahid polisi itu ditulis Abu Mu’awwidz Nur Din bin Muhammad Top Hafidzohullah.
Berdasarkan tanggal pengunggahan, pernyataan itu ternyata sudah ada sejak tanggal 18 Juli lalu di sebuah blog beralamat http://bushro2.blogspot.com. Selain itu, pada hari Minggu (26/7) kembali diunggah ke blog beralamat http://mediaislam-bushro.blogspot.com.
Meski belum bisa dicek kebenarannya, dalam kedua laman itu disebutkan bahwa pernyataan itu merupakan keterangan resmi Tandzim Al Qo’idah Indonesia atas peledakan kedua hotel tersebut.
Pernyataan, yang juga menyitir ayat-ayat Al Quran, itu terbagi dalam dua bagian, masing-masing sebagai disebut amaliat jihadiyah istisyadiyah di Hotel JW Marriott dan maliat jihadiyah istisyadiyah di Ritz-Carlton.
Pernyataan itu menyebutkan bahwa ledakan di Marriott merupakan serangan terhadap Kadin AS. “Agar ummat ini mengetahui bahwasanya Amerika, khususnya orang-orang yang yang berkumpul dalam majlis itu, mereka adalah para Pentolan Bisnisman dan Inteljen di dalam bagian ekonomi Amerika. Dan mereka mempunyai kepentingan yang besar dalam mengeruk harta negeri Indonesia dan pembiyaan tentara kafir (Amerika) yang memerangi Islam dan kaum muslimin,” ungkap pernyataan Amaliyat Istisyhadiyah yang diberi nama mereka sebagai “SARIYAH DR AZHARI”.
Sementara itu, untuk ledakan di Ritz-Carlton, menurut pernyataan tersebut ditujukan kepada yang mereka sebut antek-antek AS yang berkunjung di hotel itu.
Selain itu, tujuan ledakan Ritz-Carlton menurut pernyataan yang dinamakan “SARIYAH JABIR” ini antara lain adalah, sebagai qishoh (pembalasan yang setimpal) atas perbuatan yang dilakukan oleh AS dan antek-anteknya terhadap kaum muslimin dan mujahidin di penjuru dunia. Kemudian, untuk menghancurkan kekuatan AS di Indonesia yang disebut pernyataan ini sebagai pencuri dan perampok barang-barang berharga kaum muslimin di Indonesia. Mengeluarkan mereka (AS dan antek-anteknya) dari negeri-negeri kaum muslimin, terutama dari negeri Indonesia.
Selain itu juga merupakan pelajaran buat ummat Islam akan hakikat wala’ (loyalitas) dan baro’ (permusuhan), terkhusus menghadapi datangnya klub bola Manchester United (ditulis dalam pernyataan itu MANCESTER UNITED) ke hotel tersebut. Menurut pernyataan itu, ummat tidak pantas memberikan para pemain MU wala’-nya dan penghormatan.
Nah, apakah pernyataan ini benar-benar dari Noordin M Top?
Related posts
Noordin M Top Terkait Bom Mega Kuningan
July 19, 2009 by hafeez
Filed under Dunia Kita

Kepala Desk Antiteror Kementerian Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Ansyaad Mbai menyatakan, Noordin M Top terkait pemboman di Hotel JW Marriott dan Hotel Ritz-Carlton di Mega Kuningan, Jakarta, Jumat (18/7) pagi.
“Dari modus yang dilancarkan, ini jelas terkait Noordin M Top,” katanya, ketika dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu.
Inspektur Jenderal Polisi Ansyaad Mbai menambahkan, meski modus yang digunakan masih konvensional, yakni bom bunuh diri, aksi ini dilakukan dengan cara yang lebih canggih, yakni langsung menyusup ke dalam sasaran.
“Sebelumnya kan bom bunuh diri hanya dilakukan di luar, di halaman hotel atau apa. Namun ini, di tengah sistem pengamanan yang sudah begitu ketat, mereka bisa menembus hingga ke target sasaran utama,” kata Ansyaad.
Ia mengemukakan, meski dalam empat tahun terakhir aksi terorisme tidak terjadi di Indonesia, Noordin M Top beserta sel-sel jaringannya terus aktif melakukan “konsolidasi” meski dalam kurun waktu tersebut aparat juga kerap menyisir dan menangkap para kaki tangan Noordin M Top.
“Kejadian ini merupakan bukti kalau mereka masih kuat dan ini yang harus menjadi prioritas, yakni menangkap si aktor, yaitu Noordin M Top. Selama aktornya belum ditangkap, ya segala upaya antisipasi seperti apa pun akan sia-sia,” tuturnya.
Dalam beberapa waktu terakhir, aparat sudah melakukan penyisiran dan penangkapan di beberapa daerah yang diduga sebagai tempat persembunyian dan aktivitas Noordin M Top dan kaki tangannya, seperti Cilacap (Jawa Tengah), Lampung, dan Malang (Jawa Timur).
Salah satu yang tertangkap adalah Syaefudin Zuhri, yang ditangkap di Cilacap, Juni 2009. Berdasar penuturan alumnus sebuah pelatihan di kamp di Afganistan pada 1990, Noordin M Top masih memiliki pengaruh dan jaringan yang kuat di Indonesia.
Tak hanya itu. Menurut teman satu angkatan Ali Imran itu, Noordin M Top masih sangat dilindungi oleh sesama anggota Jamaah Islamiyah (JI) sehingga aparat masih sulit untuk menemukan jejak secara pasti buronan nomor satu itu.
kompas.com



