Michael Jackson Dimakamkan 3 September Waktu Los Angeles
September 3, 2009 by hafeez
Filed under Dunia Kita

Keluarga dan teman-teman Michael Jackson akan hadir dalam upacara pemakaman King of Pop, Michael Jackson, di Great Mausoleum, Forest Lawn Memorial Park, tempat pemakaman para bintang di Los Angeles (California, AS), pada Kamis (3/9) waktu setempat.
Upacara pemakaman Michael, yang meninggal di Los Angeles pada 25 Juni lalu akibat overdosis obat-obatan, akan diadakan pada waktu matahari terbenam, mulai pukul 19.00 WIB, di Forest Lawn Memorial Park. Upacara itu tak akan dihadiri oleh amat banyak orang, berbeda dengan upacara penghormatan terakhir yang telah digelar di Staples Center, Los Angeles, 7 Juli lalu waktu setempat, yang dihadiri oleh kira-kira 20.000 penggemar dan dipirsa oleh kira-kira satu miliar orang melalui siaran langsung ke seluruh dunia.
Rabu (2/9) waktu setempat, polisi Glendale, pinggiran Los Angeles, menekankan, para penggemar Michael untuk tak mendekati kawasan sekitar tempat pemakaman tersebut, karena wilayah itu akan ditutup untuk umum. Sejumlah helikopter dan anjing pelacak milik polisi akan mengawasi tempat pemakaman seluas 120 hektar tersebut, mencegah kalau-kalau ada orang-orang tak diundang diam-diam berusaha masuk ke kawasan itu.
Jenazah Michael akan dimakamkan di Great Mausoleum, yang merupakan bagian dari Forest Lawn Memorial Park. Great Mausoleum merupakan sebuah bangunan neo-klasik yang terinspirasi oleh Campo Santo dari Genoa. Peti jenazah Michael, yang berlapis emas, akan ditempatkan di sebuah bagian pribadi dari bangunan tersebut.
Bangunan itu juga menjadi tempat peristirahatan terakhir dari Clark Gable, Jean Harlow, dan Carole Lombard. Para ikon lain dunia hiburan yang juga dimakamkan di Forest Lawn Memorial Park adalah, antara lain, Humphrey Bogart, Lon Chaney, Nat King Cole, Walt Disney, Errol Flynn, dan Jimmy Stewart.
Meskipun terbuka untuk umum, tempat pemakaman tersebut terkenal dengan privasinya yang ketat. Tak seperti tempat-tempat pemakaman lain di Hollywood, Forest Lawn Memorial Park tak menyediakan peta. Di sana juga dipasang kamera-kamera di mana-mana yang bisa mengetahui adanya orang-orang yang tidak diinginkan di situ.
Salah seorang saudara Michael, Marlon, mengungkapkan dalam sebuah wawancara oleh salah satu surat kabar Inggris bahwa anak-anak Michael, yaitu Prince Michael (12), Paris (11), dan Prince Michael II (7), akan meninggalkan tulisan dalam peti jenazah ayah mereka, di samping sebelah sarung tangan putih Michael. “Daddy we love you, we miss you,”, begitu bunyi tulisan itu.
Beaya upacara pemakaman Michael akan dibayar dengan sebagian uang warisan Michael, atas permintaan ibu Jackson, Katherine. Seorang pengacara dari pihak-pihak yang mengontrol warisan Michael mengatakan, beaya pemakaman tersebut akan sangat tinggi. “Beayanya akan luar biasa, tapi Michael Jackson memang luar biasa,” ujar Jeryll Cohen, tanpa menyebut angka. (AFP/ATI)
Related posts
Ternyata Michael Jackson Memang Dibunuh
August 29, 2009 by hafeez
Filed under Dunia Kita

Kematian bintang musik pop Michael Jackson, Sabtu pagi WIB, ditetapkan sebagai kasus pembunuhan akibat overdosis sehingga menyembulkan spekulasi bahwa dokter pribadinya, dr. Conrad Murray, akan segera dikenai tuduhan pembunuhan atau kejahatan sejenis lainnya.
Kantor forensik Los Angeles, dalam dakwaannya, menyebutkan bahwa obat penghilang rasa sakit maut propofol, yang biasanya digunakan untuk pembedahan dan dinamai oleh para dokter dengan sebutan “susu amnesia,” demikian juga obat penenang lorazepam, adalah obat-obatan yang diduga menjadi penyebab utama kematian mendadak Michael Jackson pada 25 Juni di umur 50 tahun.
Obat-obat lainnya yang ditemukan pada tubuh sang biduan adalah midazolam, diazepam, lidocaine dan ephedrine.
Polisi Los Angeles menyatakan bahwa mereka akan melimpahkan kasus ini ke jaksa penuntut dengan dakwaan kriminal, segera setelah mereka menuntaskan penyelidikan penyebab kematian Michael Jackson.
Dalam pemerkaraan ke pengadilan awal, polisi telah mengatakan bahwa Murray, yang berada di samping Michael saat ajalnya, tengah diselidiki atas sangkaan pembunuhan.
Jackson, yang CD album “Thriller”nya menjadi rekaman paling laris sepanjang masa, meninggal dunia tiba-tiba di Los Angeles setelah mengalami serangan jantung hanya beberapa minggu sebelum digelarnya konser kembali manggungnya.
Murray, spesialis jantung yang kantornya berada di Houston dan Las Vegas, disewa untuk merawat sang biduan selama dia mempersiapkan diri untuk konsernya itu, dan Murray berada di samping Michael saat si Raja Pop itu meninggal dunia.
Dalam pengakuan awalnya kepada polisi, sang dokter mengaku telah memberikan propofol, yang bentuknya cair seperti susu dan digunakan untuk menenangkan pasien, untuk membantu Michael bisa tidur.
Terlalu cepat?
Polisi kini sedang memusatkan perhatiannya kepada aktivitas-aktivitas yang dilakukan para dokter perawat Michael lainnya, termasuk dokter kulitnya.
Sabtu ini kantor Kejaksaan California mengumumkan bahwa pihaknya akan memulai penyelidikan independen terhadap beberapa dokter yang namanya muncul dari penyelidikan polisi Los Angeles.
Namun pengacara Murray khawatir bahwa penyelidikan itu tidak tuntas dan detail kematian Michael Jackson sebenarnya belum diketahui.
“Kami tidak akan menanggapi sampai kami memperoleh laporan otopsi penuh (jenazah Michael), termasuk semua daftar obat yang ditemukan di tubuh Tuan Jackson, jumlahnya, dan semua data lainnya yang memungkinkan para pakar medis independen bisa menganalisis dan menafsirkannya,” kata pengacara Ed Chernoff dalam satu pernyataan tertulisnya.
Pihak otopsi mengungkapkan, laporan toksilogi lengkap tetap tertutup, atas permintaan polisi dan para jaksa Los Angeles.
Daftar obat yang disusun berdasarkan temuan tim forensik dalam tubuh Michael, adalah campuran obat penenang, penghilang rasa sakit dan pemacu tubuh. Midazolam, yang mirip propofol, digunakan untuk membuat pasien tertidur dalam sejumlah produser pemeriksaan seperti kolonoskopi.
Diazepam, versi generik dair Valium, digunakan untuk menghilangkan perasaan gelisah, sedangkan lidocaine adalah obat penghilang rasa sakit, sementara ephedrine adalah pemacu semangat.
Jaksa Penuntut Umum Steve Cron, profesor pada Fakultas Hukum Universitas Pepperdine, mengatakan bahwa Murray bisa didakwa empat tahun penjara jika terbukti terlibat dalam kematian Michael itu.
Pakar forensik Dr. Lawrence Kobilinsky, yang mengetuai Departemen Sains pada Sekolah Tinggi Hukum John Jay, mengatakan para penuntut akan menyelidiki jumlah propofol dan obat lainnya dalam tubuh Michael, apakah itu terjadi akibat kesalahan pengaturan, atau apakah Murray telah memberikan dengan takaran yang benar atau malah kebanyakkan.
Jim Cohen, profesor hukum pada Universitas Fordham, mengatakan Murray akan mati-matian membela diri.
“Ini bukan kasus sederhana. Semua orang bilang (propofol) hanya bisa diatur (pemberiaannya) di rumah sakit. Saya yakin mereka akan mendapatkan pakar-pakar yang menyatakan bahwa obat itu diperbolehkan, tapi diperbolehkan belum tentu disyaratkan,” kata Jim. (*)
Related posts
Michael Jackson Meninggal Akibat Kelebihan Dosis Propofol
August 28, 2009 by hafeez
Filed under Dunia Kita

Dosis kuat dan mematikan dari obat bius propofol tampaknya menjadi faktor yang mengakibatkan kematian “Raja Musik Pop” Michael Jackson, kata dokter pribadinya Conrad Murray kepada pihak berwenang, demikian laporan Los Angeles Times, Senin.
Dalam surat pernyataan tertulis yang dikeluarkan di Houston, Murray mengatakan kepada Departemen Polisi Los Angeles (LAPD) bahwa ia telah memberi Jackson 50 miligram propofol setiap malam selama enam pekan dalam upaya mengobati penyakit susah tidurnya.
Kantor koroner Los Angeles memang menemukan sejumlah obat bius di dalam mayat Jackson setelah kematiannya 25 Juni, tetapi kesimpulan tersebut ditahan karena penyelidikan sedang berlangsung.
Karena khawatir Jackson jadi kecanduan, Murray mulai mengurangi sampai separuh dosis obat bius tersebut setiap hari dan mencampurnya dengan obat penenang lain, lorazepam dan midazolam. Dari 23 Juni sampai seterusnya, ia hanya memberi dua obat tanpa menggunakan propofol.
Dua hari kemudian, Murray berusaha membantu Jackson dapat tidur, juga tanpa menggunakan propofol. Dari pukul 02.00 waktu setempat (16.00 WIB), ia menyuntikkan lorazepam ke dalam pembuluh darah Jackson dua kali.
Ia kemudian memberi “Bintang Pop” tersebut midazolam karena Jackson masih tersadar, kata laporan itu.
Ia menggunakan bermacam obat sebelum pukul 10:40 waktu setempat (26 Juni, 00:40 WIB), ketika ia menyuntikkan 25 miligram propofol setelah Jackson berkeras meminta obat tersebut.
Murray sudah mengakui ia memperoleh dan memberikan propofol kepada Jackson pada pagi ia meninggal dalam wawancara dengan detektif LAPD, sebelum dokumen pengadilan itu disebarkan.
Setelah menelepon kantornya di Houston dan anggota keluarga, Murray meninggalkan Jackson sendirian di bawah pengaruh obat penenang tersebut, dan mendapati Jackson berhenti bernafas ketika ia kembali.
Ia melakukan Cardiopulmonary Resuscitation, dan seorang pembantu Jackson menghubungi 911, tapi semua tak memberi hasil. Jackson dinyatakan meninggal setelah dibawa ke Medical Center of University of California, Los Angeles.
Penyelidikan masih berlangsung, dengan tujuan menjelaskan peran propofol dalam kematian Jackson dan apakah ada kesalahan yang dilakukan oleh Murray. (*)
Related posts
Michael Jackson Peluk Boneka Aneh Sebelum Meningga
July 30, 2009 by hafeez
Filed under Dunia Kita

Kabar penyebab kematian The King of Pop, Michael Jackson masih simpang-siur hingga saat ini. Namun baru-baru ini ditemukan bukti kalau Michael memeluk sebuah boneka aneh sebelum meninggal.
Seperti detikhot kutip dari Female First, Kamis (30/7/2009), hal itu diungkapkan oleh sumber di kepolisian Los Angeles. Seorang detektif LAPD dikabarkan menemukan sebuah boneka di atas kasur yang ditiduri pelantun ‘Heal The World’ itu sebelum dirinya sekarat.
Boneka tersebut berukuran lumayan besar dan terbuat dari porselen. Boneka yang berwujud anak perempuan itu juga mengenakan gaun.
Sumber itu mengungkapkan kamar Michael sangat berantakan dan panas. Beberapa baju dan barang miliknya pun bergelatakan di lantai. Kabarnya, pemilik album ‘Dangerous’ itu memang sengaja tidak memperbolehkan kamarnya dirapikan.
Di kamar yang terletak di Holmby Hills, Los Angeles tersebut juga ditemukan sekitar 20 pesan tertempel di dinding yang merupakan tulisan tangan Michael. “Anak-anak sangat manis dan anak-anak itu tidak bersalah,” begitulah isi pesan itu.
(hkm/hkm)
Related posts
Kapan Pertama Kali Michael Jackson Berlatih Moonwalk?
July 27, 2009 by hafeez
Filed under Dunia Kita

Banyak orang mengidentikkan raja Pop Michael Jackson dengan moonwalk. Tapi, mungkin tidak banyak orang tahu, kapan dan di mana Michael pertama kali mempelajari tarian maju mundur tersebut.
Sahabat dekat Michael, Dr Steven Hoeffin mengungkapkan bahwa kamarnya adalah tempat Michael pertama kali mempelajari moonwalk.
Di sana, Michael menghabiskan beberapa jam untuk mempelajari pergelangan kaki, tumit, dan jari-jari kakinya untuk “luwes seperti di atas es” melintasi panggung. “Saat itu tahun 1982,” ungkap Dr Steven, seperti dikutip ari The Sun, Sabtu (25/7/2009).
Bahkan, dia pun mengajak Jacko ke RS UCLA untuk mempelajari anatomi kaki. “Ketika kau berpikir Michael Jackson, kau berpikir Moonwalk. Tarian itu merupakan obsesi dan hasrat Michael Jackson. Kita menghabiskan beberapa pekan berlatih di kamarku
Kemudian, Michael menampilkan gaya Moonwalk tersebut pertama kali untuk menandingi Billie Jean di konser perayaan 25 tahu Motown di Pasadena, Mei 1983. “Michael saat itu sangat bangga. Dia ingin memberitahu kepada dunia mengenai tarian ini,” pungkasnya.
Related posts
Video Kecelakaan Jackson di Panggung Beredar
July 17, 2009 by hafeez
Filed under Dunia Kita

Cerita seputar Raja Pop Michael Jackson selepas kepergiannya pada tanggal 25 Juni lalu, memang tak pernah redup untuk dibahas. Kabar terbaru, Majalah US Weekly mengklaim telah mendapatkan rekaman video yang tidak pernah dipublikasikan sebelumnya, terkait tragedi terbakarnya rambut Jackson saat penggarapan iklan komersil untuk Pepsi pada tahun 1984.
Untuk pertamakalinya setelah 25 tahun tak pernah terekspos, US Weekly akhirnya menayangkan secara eksklusif video kecelakaan tersebut. Peristiwa inilah, yang kemudian disebut-sebut menjadi awal malapetaka dari kehidupan Jackson. Akibat luka yang dideritanya itu, Jackson
diyakini menjadi sangat ketergantungan obat-obatan penghilang nyeri dan hal inilah yang disebut-sebut menjadi penyebab jantungnya berhenti seketika, pada 25 Juni lalu.
Dalam kecelakaan tersebut, Jackson mendapatkan beberapa luka bakar di bagian kulit kepalanya.
Sebelumnya, sejumlah foto yang memperlihatkan kecelakaan ini memang pernah dipublikasikan, tetapi untuk rekaman video baru kali ini US Weekly menayangkannya secara eksklusif di situs milik mereka. Dalam video tersebut memperlihatkan kejadian saat kepala bagian atasnya “tertelan” api.
Dilihat dari tayangan tersebut, Jackson sepertinya tidak menyadari bahwa peristiwa yang mengenaskan tengah terjadi pada dirinya. Rambutnya terbakar, namun dia tetap saja menari. Ketika dia berputar, api itu juga terus menyala-nyala.
Reaksi justru datang dari orang-orang di sekitarnya. Mereka langsung menghampiri Jackson dan segera memadamkan api yang menyala di kepalanya. Sial, meski berhasil dipadamkan, namun tetap saja sebagian rambut Jackson habis dimakan api dan menyebabkan luka bakar di bagian kepalanya.
Kecelakaan, yang disaksikan oleh ribuan penggemarnya di Shrine Auditorium, Los Angeles, ini terjadi ketika Michael Jackson sedang berada di puncak ketenaran, setahun setelah meluncurkan album terlarisnya, Thriller.
Akibat kejadian itu, Jackson, yang tertangkap kamera ketika berada dalam ambulans dengan perban di kepalanya dan sapu tangan putih dengan perhiasan berkilau di tangan kanannya, membutuhkan beberapa kali operasi dan kulit kepala yang dikelupas untuk merawat lukanya.
Di dalam otobiografinya, Moonwalk, dia mendeskripsikan penyebab kecelakaan itu adalah murni dan sederhana karena kebodohan.
“…bom meledak dari salah satu sisi kepala saya, dan percikannya membakar rambut saya. Saya sedang menari dan berputar, tanpa mengetahui saya sedang terbakar. Tiba-tiba saya merasakan tangan saya secara refleks memegang kepala untuk memadamkan api,” tulis Jackson dalam bukunya tersebut.
Setelah insiden itu, Michael dan Pepsi menuntaskan kasus di pengadilan dan memberikan kompensasi kepada Jackson. Namun, Michael yang memang terkenal dermawan, menyumbangkan kompensasi 1,5 juta dolar AS dari Pepsi itu kepada Brotman Memorial Hospital di Culver City, California, yang kemudian mendirikan Michael Jackson Burn Center for Children.
Perwakilan dari US Weekly tidak memberikan komentar mengenai pertanyaan siapakah sumber yang memberikan video itu. (AP/M7-09/EH)
kompas.com



