Mau Jadi Menterinya SBY…, Simak Empat Kriteria Ini!
July 23, 2009 by hafeez
Filed under Dunia Kita

Walau proses pemilu pemilihan presiden (pilpres) belum selesai, dengan keunggulan SBY-Boediono untuk sementara, banyak kalangan ingin tahu kebijakan SBY dalam menyusun kabinetnya. Mirip tatkala melontarkan syarat bagi calon wakilnya untuk maju dalam pertarungan pilpres, kali ini SBY pun mengajukan kriteria bagi anggota kabinetnya sewaktu ia benar-benar menang dan dilantik menjadi presiden RI, kelak.
Ketua Bidang Politik Partai Demokrat Anas Urbaningrum menuturkan ada empat kriteria bagi siapapun yang dianggap layak oleh SBY menjabat menteri atau pejabat setingkat menteri. Kriterianya adalah orang tersebut harus memiliki kecakapan, integritas, loyalitas pada tugas, dan bisa membentuk team work yang baik yakni seirama dengan sistem presidensial yang hendak ditegakkan oleh SBY. “Sekalipun dari parpol tetap harus memenuhi kriteria tersebut,” kata Anas pada Kompas.Com, Rabu (22/7).
Lebih lanjut, Anas mengatakan urusan kabinet secara penuh diserahkan kepada presiden terpilih. “Kita beri kebebasan dan keleluasaan penuh sesuai dengan sistem presidensial yang ada kaidah hak prerogatif itu untuk memilih para pembantu yang terbaik,” tutur Anas.
Oleh karena itu, tambahnya, pemilihan para pembantu presiden tidak berdasarkan titipan atau rekomendasi partai politik termasuk kesembilan belas koalisi partai yang mengusung pasangan SBY-Boediono. “Jadi saya kira tidak ada rekomendasi-rekomendasilah ya. Kontrak politik ada, tapi itu isinya platform dan agenda kerja. Presiden terpilih sudah tahu semua tokoh-tokoh terbaik yang cocok yang bisa membantu tugas presiden,” kata Anas.
Terkait dengan hal tersebut, Anas mengaku di Partai Demokrat belum ada pembicaraan soal kabinet. Mereka berkomitmen tidak bicarakan kabinet. “Kami serahkan penuh pada presiden terpilih,” ucap Anas.
Salah satu bukti SBY akan memegang empat kriteria dalam menyaring para pembantunya, terang Anas adalah ketika SBY memilih Boediono sebagai wakilnya. Menurut hematnya, itu sebuah terobosan. “Logikanya bukan logika politik, kabinetnya itu bukan kabinet politik tapi kabinet kerja. Membantu presiden agar pemerintahan berjalan efektif,” pungkas Anas.
kompas.com
Related posts
Mobil Menteri Tampil Makin Sporty
July 16, 2009 by hafeez
Filed under Dunia Kita

Sedan kelas menengah (mid-size) dari Toyota, yaitu Camry yang juga dikenal sebagai mobil menteri pada kabinet pemerintahan Indonesia sekarang ini, kini telah berganti wajah.
Memang tidak banyak yang dipoples, namun cukup membuat penampilan New Camry (namanya berasal dari kata “Canmuri” dalam bahasa Jepang berarti “Mahkota”), lebih dinamis tanpa mengorbankan kesan eksklusifnya.
Polesan paling kentara adalah lampu dan bumper depan depan, lampu belakang belakang. Gril radiator menurut Toyota berubah. Namun tidak terlalu mencolok. Pada Camry baru, permukaan lampu depan lebih luas dan bentuknya berbeda dengan versi sebelumnya. Sedangkan bumper dan rumah lampu kabut, benar-benar baru. Di samping itu, desain roda juga sedikit berbeda.
Di belakang, perubahan berarti dibandingkan dengan versi sebelumnya adalah lampu kombinasi Kendati bentuknya masih sama dengan versi lama, posisi lampu putih atau lampu mundur, pindah ke bawah. Di samping itu, juga ada tambahan dua lampu kecil merah pada bumper.
Khusus untuk tipe 3.5 Q, bagian belakangnya berbeda dengan 2,4. Pada versi 3.5 Q digunakan dua lubang knalpot, sedangkan 2,4 hanya satu. Dengan ini, penampilanan Camry 3.5 Q lebih dinamis dan bergaya sporti dibandingkan versi 2,4.
Beda Ban. TAM memasarkan New Camry dalam tiga varian. Pertama dibedakan berdasarkan mesinnya. Versi standar, menggunakan mesin 2,4 liter. Sedangkan yang paling mahal, bermesin 3,5 liter yang. Versi 2,4 juga terdiri dari dua varian, yaitu 2400G dan 2400V. Sayang, detil perbedaan kedua varian terakhir tidak dijelaskan TAM. Perbedaan secara fisik, hanya ukuran ban yang digunakan. Jika 3,5 Q dan 2,4V menggunakan ban 215/55-R17, 2,4G ban dan rodanya 215/60-14.
Menurut TAM, dari varian tersebut yang paling laris manis adalah Camry 2,4 liter. “Kita tidak mengira permintaan konsumen Indonesia terhadap Camry 2,4 liter sangat tinggi. Malah kita terlambat mengimpornya,” jelas Johnny Darmawan, Presdir PT TAM.
Jok Pijit. Interior tidak banyak perubahan. Kendati demikian ada fitur baru, yaitu meter kombinasinasi atau panel instrumen dengan tri color optitron. Khusus untuk 3.5Q kedua jok belakangnya bisa memijat (hanya untuk badan).
“Ini kelebihan baru Camry. Lexus hanya dilengkapi satu jok yang bisa memijit, namun mulai dari kepala sampai badan,” beber Johnny Daremawan. Juga tambahan kantung pengaman samping dan VSC (vehicle stability control) dan sunroof untuk 3.5 Q,”
Semua varian Camry dilengkapi dengan jack audio untuk iPod yang berada di konsol boks. Juga ada kontrol untuk audio, AC dan jok yang dipasang di tengah jok belakang. Versi 3.5Q, kedua sandaran joknya malah dapat disetel kemiringannya. Sedangkan jok yang bisa memijit hanya untuk tipe 3.5Q
Tambahan lainnya adalah penerangan interior dengan menggunakan lampu LED. Seperti mobil kelas atas lainnya, Camry juga dipoles dengan lapisan panel bernuasa kayu (wood panel) pada berapa bagian, antara bagian atas setir dan tempat tongkat transmisi, door trim, bagian tengah dashboard kiri dan list panel tombol kontrol belakang.
kompas.com



