Noordin M Top Terkait Bom Mega Kuningan
July 19, 2009 by hafeez
Filed under Dunia Kita

Kepala Desk Antiteror Kementerian Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Ansyaad Mbai menyatakan, Noordin M Top terkait pemboman di Hotel JW Marriott dan Hotel Ritz-Carlton di Mega Kuningan, Jakarta, Jumat (18/7) pagi.
“Dari modus yang dilancarkan, ini jelas terkait Noordin M Top,” katanya, ketika dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu.
Inspektur Jenderal Polisi Ansyaad Mbai menambahkan, meski modus yang digunakan masih konvensional, yakni bom bunuh diri, aksi ini dilakukan dengan cara yang lebih canggih, yakni langsung menyusup ke dalam sasaran.
“Sebelumnya kan bom bunuh diri hanya dilakukan di luar, di halaman hotel atau apa. Namun ini, di tengah sistem pengamanan yang sudah begitu ketat, mereka bisa menembus hingga ke target sasaran utama,” kata Ansyaad.
Ia mengemukakan, meski dalam empat tahun terakhir aksi terorisme tidak terjadi di Indonesia, Noordin M Top beserta sel-sel jaringannya terus aktif melakukan “konsolidasi” meski dalam kurun waktu tersebut aparat juga kerap menyisir dan menangkap para kaki tangan Noordin M Top.
“Kejadian ini merupakan bukti kalau mereka masih kuat dan ini yang harus menjadi prioritas, yakni menangkap si aktor, yaitu Noordin M Top. Selama aktornya belum ditangkap, ya segala upaya antisipasi seperti apa pun akan sia-sia,” tuturnya.
Dalam beberapa waktu terakhir, aparat sudah melakukan penyisiran dan penangkapan di beberapa daerah yang diduga sebagai tempat persembunyian dan aktivitas Noordin M Top dan kaki tangannya, seperti Cilacap (Jawa Tengah), Lampung, dan Malang (Jawa Timur).
Salah satu yang tertangkap adalah Syaefudin Zuhri, yang ditangkap di Cilacap, Juni 2009. Berdasar penuturan alumnus sebuah pelatihan di kamp di Afganistan pada 1990, Noordin M Top masih memiliki pengaruh dan jaringan yang kuat di Indonesia.
Tak hanya itu. Menurut teman satu angkatan Ali Imran itu, Noordin M Top masih sangat dilindungi oleh sesama anggota Jamaah Islamiyah (JI) sehingga aparat masih sulit untuk menemukan jejak secara pasti buronan nomor satu itu.
kompas.com
Related posts
Bom Diduga Dirakit di Kamar Hotel Ritz Carlton
July 17, 2009 by hafeez
Filed under Dunia Kita

Polisi belum membeberkan siapa pelaku ledakan bom di Hotel Ritz Carlton dan Hotel JW Marriott, Mega Kuningan, Jakarta Selatan. Namun polisi menduga ada modus baru dalam aksi para teroris itu.
“Mungkin komponennya dilepas satu per satu lalu dibawa masuk ke kamar 1808 itu. Kemudian baru dirakit di dalam,” ungkap Kepala Divisi Humas Polda Metro Jaya Irjen Nanan Sukarna kepada wartawan di Plaza Bellagio, Mega Kuningan, Jumat (17/7/2009).
Menurut dia, saat ini tim penyidik masih mengumpulkan bukti dan informasi untuk mengungkap siapa pelaku yang bercokol di kamar di lantai 18 itu.
Dalam keterangan pers itu, Nanan juga menyatakan bahwa pihaknya menyediakan media center bagi para wartawan di Plaza Bellagio. Jaraknya dari lokasi ledakan tak lebih dari 500 meter saja.
okezone.com
Related posts
6 Orang Tewas Akibat Ledakan Marriott dan Ritz
July 17, 2009 by hafeez
Filed under Dunia Kita

Polisi dan petugas rumah sakit mengatakan sedikitnya enam orang tewas dan 18 luka dalam serangkaian ledakan dahsyat di hotel Marriott dan Ritz Carlton, Jumat (17/7).
Seperti dilansir kantor berita Associated Press, Dr Cahyono di Rumah Sakit Jakarta mengatakan enam tewas akibat ledakan di Marriott dan Ritz. Kabid Humas Polda Metro Jaya Chrisnanda Dwilaksana juga membenarkan korban tewas enam orang.
Alex Asmasubrata, salah satu saksi mata, mengatakan bahwa dia pertama mendengar ledakan dahsyat di Marriott. Lima menit kemudian, sebuah bom meledak di Ritz. Dia menyaksikan empat jenazah dievakuasi dari Marriott, termasuk satu orang dengan isi perut terburai.
Ledakan ini terjadi dua pekan setelah pemilu presiden 8 Juli 2009. Marriott pernah dibom pada 2003, menewaskan 12 orang. Kelompok Jemaah Islamiyah dituding sebagai dalang dalam pengeboman tersebut.
kompas.com
Related posts
Pelaku Incar Keramaian di JW Marriott dan Ritz-Carlton?
July 17, 2009 by hafeez
Filed under Dunia Kita

Dua ledakan yang bertubi-tubi terjadi di Hotel JW Marriott dan Ritz-Carlton, Mega Kuningan, Jumat (17/7) pagi, memiliki kesamaan, yakni terjadi di pusat keramaian, tepatnya di dua restoran yang memang selalu dipadati tamu. Terlebih karena terjadi sekitar pukul 08.00, tempat tamu sedang makan pagi.
Di JW Marriott, Restoran Plaza Mutiara disebut-sebut sebagai sumber ledakan tersebut. Pantauan Kompas.com, di lokasi memang terlihat perlengkapan yang berada di restoran pada umumnya, seperti banyak meja dan kursi. Hal yang sama terjadi di Ritz-Carlton.
Sampai saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian. Kapolda Metro Jaya Irjen Wahono tengah sibuk melakukan olah TKP bersama tim Puslabfor dan Tim Gegana.
Sementara itu, di lokasi terlihat mobil-mobil ambulans dari RS Jakarta, RS MMC, dan RS TNI AL.
kompas.com
Related posts
Tangis Pilu dan Panik Iringi Ledakan Marriott dan Ritz
July 17, 2009 by hafeez
Filed under Dunia Kita

Tangis pilu dan panik pecah setelah dua ledakan bom dahsyat terjadi di Hotel JW Marriott dan Apartemen Ritz-Carlton, Mega Kuningan, Jakarta, Jumat (17/7) pagi.
Seorang wanita muda keluar dari dalam JW Marriott dengan menangis terisak-isak. Dengan didampingi petugas kepolisian, seorang wanita muda tersebut dipapah keluar garis polisi. Di sisi lain Hotel JW Marriott, belasan orang warga asing sibuk berkomunikasi melalui telepon genggam, dan memesan tiket karena ingin segera meninggalkan hotel.
Ledakan tersebut memang menyebabkan para tamu hotel JW Marriott berhamburan keluar dengan pakaian seadanya. Tidak hanya membawa anak-anak, mereka membawa serta hewan peliharaan mereka, seperti anjing cihua-hua. Saat ini, olah TKP masih terus berlangsung. Petugas kepolisian belum dapat dimintai keterangan.
Sender hindra
kompas.com
Related posts
Kaki Remuk dan Perut Terburai Akibat Ledakan
July 17, 2009 by hafeez
Filed under Dunia Kita
Ledakan di depan Hotel JW Marriot dan Ritz-Carlton, Kuningan menyebabkan seorang warga negara asing terluka parah kakinya. Sementara korban lain terlihat perutnya terburai.
“Ada bule kakinya remuk, lalu ada orang lain perutnya terbuka,” ujar Alex, seorang petugas keamanan. Korban terluka segera dibawa ke RS MMC Kuningan.
Menurut Alex, ledakan terjadi di sebuah cafe di Hotel Ritz Carlton. Selisih 5 menit kemudian ledakan kedua terjadi di JW Marriott, tepatnya di dekat pintu masuk parkiran.



