Harta dan Wanita untuk Pelempar Sepatu Bush

September 12, 2009 by hafeez  
Filed under Dunia Kita

Meski masuk bui gara-gara melempar sepatu ke George W Bush, waktu itu Presiden AS, Muntazer al-Zaidi menjadi idola. Menjelang pembebasannya, sederet tawaran sudah menunggu, dari rumah dan mobil, hingga calon istri.

Rumah baru dengan empat kamar tidur disediakan mantan bosnya. Mobil, uang, dan fasilitas kesehatan dijanjikan oleh tempatnya bekerja, stasiun televisi Al-Baghdadia.

“Seorang warga Irak yang tinggal Maroko menawarkan putrinya untuk menjadi istri al-Zaidi,” ujar editor Abdul Hamil al-Saij dilansir Telegraph. Menurut al-Saij, ada pula telepon dari Arab Saudi menawarkan Rp 100 miliar untuk membeli sepatunya. Sementara itu, kaum wanita berlomba-lomba menawarkan diri.

Namun, al-Zaidi tidak terlalu memikirkan tawaran-tawaran itu. Ia justru tak sabar menunggu kesempatan untuk keluar penjara. Menurut Maitam sang kakak, al-Zaidi itu berencana membuka panti asuhan dan berhenti menjadi jurnalis. (tel/tis)

sumber

Related posts

Hari Maut Bagi Tentara Amerika

September 10, 2009 by hafeez  
Filed under Dunia Kita

Delapan serdadu Amerika Serikat terbunuh dalam sehari di Afganistan dan Irak, Selasa (8/9).

Tiga prajurit tewas akibat ledakan bom pinggir jalan di Irak Utara. Ini merupakan insiden paling mematikan bagi tentara Amerika di Irak, dalam lima bulan terakhir. Satu prajurit lainnya tewas di Baghdad.

Sementara di Afganistan, empat orang tentara meninggal dalam sebuah “serangan canggih” yang terjadi di provinsi Kunar, Afganistan Timur.

Seorang juru bicara tentara Amerika, Kapten Elizabeth Mathias, yang dikutip kantor berita Associated Press, tidak bersedia menjelaskan lebih jauh tentang serangan di Kunar itu. Konflik di Afganistan sekarang berada di titik tertinggi, sementara di Irak kekerasan meningkat sejak tentara Amerka ditarik pada bulan Juli.

Pada hari yang sama, polisi Irak mengatakan sebuah bom jalanan di kota Amirli, dekat Kirkuk menewaskan kepala polisi setempat dan empat anak buahnya. Sementara sebuah bom yang ditujukan untuk seorang pejabat departemen kesehatan di Baghdad Timur, menewaskan seorang pegawai kementerian kesehatan.

Delapan tahun setelah pasukan yang dipimpin Amerika menyerang Afganistan untuk menggulingkan pemerintah Taliban, jumlah korban tentara Amerika terus bertambah. Sekitar 820 prajurit Amerika diperkirakan telah tewas dalam delapan tahun terakhir.

Di Irak, aksi kekerasan semakin meningkat sejak pasukan Amerika menarik diri dari kawasan perkotaan akhir Juni lalu. Namun angka kematian masih di bawah tahun 2006 dan 2007 ketika 2000 warga sipil Irak tewas. Sekitar 4.340 serdadu Amerika tewas di Irak, sejak invasi tahun 2003.

sumber

Related posts