McDonald Penyedia Wi-Fi Terbesar
December 17, 2009 by hafeez
Filed under Dunia Kita

Anda penggemar makanan cepat saji? atau pelanggan internet? Datanglah ke McDonald. Restoran cepat saji McDonal akan menjadi penyedia akases internet Wi-Fi gratis terbesar di Amerika. Kerjasama baru dengan perusahaan AT&T akan memberikan akses internet tanpa kabel di 11.000 gerai McDonal dari total 14.000 gerai yang ada di Amerika, demikian berita yang dilansir Channel Web (16/12).
Saat ini, McDonald mengenakan 2.95 dollar untuk penggunaan internet selama dua jam, tetapi biaya tersebut akan dihapus pada Januari tahun depan. Langkah McDonal dengan mendirikan McCafe untuk memenuhi kebutuhan konsumen penggemar kopi, nampaknya mengalami peningkatan dan dapat bersaing dengan kafe kopi terkenal, Starbucks. Starbucks lebih dulu menerapkan pengunaan internet gratis pada kafenya.
Berdasarkan jurnal Wall Street, McDonal mencoba untuk meningkatkan angka penjualannya. Banyaknya pengangguran sebagai dampak resesi ekonomi Amerika, membuat restoran cepat saji domestik menurun penjualannya hingga 0.6% pada bulan lalu. Untuk mengantisipasi hal tersebut McDonald memfokuskan pada Wi-Fi gratis dan juga rencana untuk meluncurkan menu sarapan pagi seharga satu dollar bulan depan.(AYB)
Related posts
Burung Dara “Kalahkan” Telkom Afsel
October 22, 2009 by hafeez
Filed under Dunia Kita

Satu perusahaan teknologi informasi (TI) Afrika Selatan, Rabu, membuktikan bahwa lebih cepat buat mereka untuk mengirim data dengan menggunakan burung dara ketimbang memanfaatkan Telkom, kata penyedia layanan utama Internet di negeri itu.
Hubungan dan kecepatan Internet di negara ekonomi terbesar di Afrika buruk akibat kekurangan “bandwidth”. Harganya pun mahal, sebagaimana dikutip dari Reuters.
Kantor berita setempat, SAPA, melaporkan burung dara yang berusia 11 bulan, Winston, memerlukan waktu satu jam delapan menit untuk terbang menempuh jarak 80 kilometer dari kantor TI Tanpa Batas di dekat Pietermaritzburg ke kota pantai Durban, dengan kartu data diikatkan di kakinya.
Termasuk pengunduhan, pengiriman memerlukan waktu dua jam, enam menit dan 57 detik –waktu yang diperlukannya hanya untuk mengirim empat persen data dengan menggunakan saluran Telkom.
SAPA melaporkan perusahaan TI Tanpa Batas melakukan tindakan tersebut setelah frustrasi dengan lambatnya waktu pengiriman dengan menggunakan Internet.
Perusahaan itu memiliki 11 pusat saluran di seluruh negeri tersebut dan secara ruting mengirim data ke semua cabangnya yang lain.
Telkom tak dapat dihubungi untuk dimintai keterangan.
Kecepatan Internet diperkirakan akan meningkat segera setelah kabel serat optik bawah laut sepanjang 17.000 kilometer yang menghubungkan Afrika Timur dan Selatan dengan jaringan lain dapat beroperasi sebelum negara Afrika Selatan menjadi tuan rumah Pertandingan Piala Dunia tahun depan.
Penyedia layanan setelah saat ini sedang merundingkan kesepakatan untuk memperoleh “bandwidth” yang lebih besar.(*)
Related posts
Kaspersky: Ingin Aman Virus Jangan Gunakan Komputer
October 15, 2009 by hafeez
Filed under Dunia Kita

Produsen Antivirus Kaspersky, Eugene Kaspersky menyarankan agar tidak terhubung dengan internet dan tidak menggunakan media penyimpanan data termasuk “removable disk” jika ingin aman dari serangan virus.
“Dan lebih aman lagi jangan gunakan komputer, dan pengguna komputer tidur saja,” canda pria bernama asli Evgeniy Valentinovich Kasperskiy itu pada pertemuan dengan sejumlah peneliti teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dari Kementerian Riset dan Teknologi di Jakarta, Jumat. Ia berkunjung ke Indonesia pada 7-11 Oktober.
Menurut lulusan Institute of Cryptography Telecommunications and Computer Science itu, terserang malware (virus) adalah bagian dari resiko dalam suatu sistem global yang semakin terhubung dengan jaringan internet.
Ditanya wartawan bagaimana tanggapannya mengenai isu bahwa perusahaan antivirus sebenarnya adalah pihak yang membuat dan menyebarkan virus itu sendiri, ia tidak dengan jelas membantahnya.
Kaspersky justru membalikkan pertanyaan dengan mengatakan, siapa yang sebenarnya paling berkepentingan terhadap suatu bencana. “Apakah itu jurnalis? Apakah kalau begitu jurnalis yang membuat bencana?” tanyanya.
Menurut dia, pembuat virus yang menyerang sistem keamanan berbagai lembaga di dunia memiliki motif “uang” di mana virus disusupkan, menginfeksi, memata-matai identitas pengguna, seperti kata sandi kartu kredit lalu mencuri uangnya.
Pria kelahiran Novorossiysk, Rusia, 4 Oktober 1965 itu mengatakan, karena itu sekuriti internet sekarang ini, merupakan hal yang semakin serius, semakin merambah ke mana-mana serta semakin memiliki pasar dan bernilai ekonomi tinggi.
Antivirus Kaspersky, menurut dia, ada di peringkat keempat yang paling banyak dimanfaatkan. Di peringkat satu adalah Symantec, kedua McAfee dan ketiga Trend Micro.(*)
Related posts
Microsoft dan Google Rebutan Twitter
October 12, 2009 by hafeez
Filed under Dunia Kita

Dua seteru mesin pencari, Microsoft dan Google, dikabarkan sedang berupaya mengintegrasikan umpan Twitter secara real-time ke hasil pencariannya. Masing-masing sedang merayu Twitter untuk bergabung.
Twitter dilirik karena basis penggunanya yang besar, 54 juta. Situs micro-blogging ini diperkirakan akan mendapatkan bagian dari penghasilan yang didapatkan dari hasil-hasil pencarian di mesin pencari.
Februari lalu, Twitter menyebutkan akan mulai menciptakan produk yang lebih menghasilkan pendapatan. Mereka juga belum lama ini meluncurkan versi beta dari Account Verification yang menarik bayaran.
Jika bekerjasama dengan Microsoft dan Google, Twitter bisa mendapat lebih banyak peminat dan tentu saja pemasukan uang yang lebih besar. Kabar tentang akan dibelinya Twitter oleh Microsoft atau Google telah beredar selama beberapa bulan terakhir, tetapi belum membuahkan hasil.
Sementara ini, Microsoft telah mencoba mengintegrasikan data Twitter dalam jumlah terbatas ke dalam hasil pencariannya.
Related posts
Puluhan Ribu Password Hotmail Bocor di Internet
October 6, 2009 by hafeez
Filed under Dunia Kita

Sebanyak 10.000 password pengguna layanan website berbasis email Hotmail, tiba-tiba bocor di internet. Polisipun mewanti-wanti setiap pengguna untuk segera mengubah password mereka.
Kejadian yang memalukan bagi raksasa teknologi Microsoft ini disebabkan adanya serangan besar-besaran melalui aksi phising. Aksi yang dilakukan hacker ini dilancarkan awalnya dengan membuat website palsu yang dipakai untuk menipu pengguna Hotmail agar menyerahkan alamat email dan passwordnya.
Lusinan data yang didapat ini kemudian diposting oleh pelaku yang terselubung ke dalam sebuah situs yang ditujukan untuk developer guna berbagi kode, pastebin.com pada 1 Oktober lalu.
Sejauh ini daftar korbannya adalah mereka yang alamat emailnya dimulai dengan abjad A dan B yang sebagian besar berbasis di Eropa.
BBC, Selasa (6/10/2009) korbannya adalah termasuk pengguna yang memakai akunnya untuk mengakses Windows Live Hotmail, dengan alamat email yang berakhir dengan @hotmail.com, @msn.com, @live.com.
Untuk mencegah list ini bertambah panjang, pihak berwenang memberikan peringatan pada semua pemakai Hotmail, untuk mengubah password.
Ditakutkan, serangan ini akan digunakan untuk hal-hal berbahaya seperti mencuri info tentang kartu kredit. “Kami memperingatkan masyarakat untuk melakukan penanggulangan dengan mengganti password,” ujar juru bicara dari Metropolitan Police.
Related posts
“Jemaah Facebookiyah” Wajib Punya Internet
September 10, 2009 by hafeez
Filed under Dunia Kita

Saking populernya Facebook, sampai-sampai muncul aliran baru di dunia maya yang menjadikan Facebook sebagai “ajarannya”. Ada banyak kelompok “Jemaah Facebookiyah”. Ada yang menamakan diri Jemaah Facebookiyah, Jemaah Fesbukiyah, Jemaah Al Facebookiyah, dan banyak nama lainnya.
Mereka membentuk kelompok tersendiri, untuk bergabung harus mendaftar dan melakukan diskusi terbatas di kelompoknya. Hanya yang menjadi anggota yang bisa terlibat dalam diskusi tersebut, mengirimkan pesan, gambar, atau link ke situs-situs yang bakal ramai diperbincangkan.
Ini fakta lho, bukan gosip bukan rumor. Namun, jangan berpikiran buruk dulu dengan kelompok itu. Semuanya sebenarnya sama-sama kelompok yang tidak bisa lepas dari Facebook, bangga sebagai pengguna yang sehari-hari bisa mengakses Facebook, sampai-sampai bikin kaus, t-shirt, mug, dan pin dengan tema Facebook. Bahkan, di awal tahun lalu sempat terbit beberapa edisi The Fesbuqiyah Telegraph, koran online yang kocak habis dengan semboyan “enak di-tag dan perlu”.
Tanpa sadar, pengguna internet sudah tak bisa lepas dari Facebook yang telah menjadi bagian hidup. Jadi tanpa sadar, pengguna Facebook yang fanatik pun secara tak sadar telah menjadi bagian “Jemaah Facebookiyah”. Update status, ganti profil, komentar status teman, nge-tag foto, main games, dan share link sudah menjadi kegiatan rutin bukan lagi harian, bisa tiap menit bahkan detik. Facebook juga membantu jutaan orang menemukan sahabat-sahabat lama, saudara jauh, bahkan membangun persahabatan baru yang tak terbayang sebelumnya.
Bahkan, komunikasi dengan Facebook mau tidak mau harus bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja. Lewat ponsel saat sedang naik bus kota atau KRL dan pakai PC desktop di tempat kerja. Sementara saat di rumah, bermain Facebook mungkin akan lebih nyaman dengan sebuah netbook. Selain ringan, juga mudah dibawa-bawa dari dapur, ruang tengah, tempat tidur, atau kalau perlu di WC.
Apalagi dengan netbook yang all in one, sudah lengkap dengan modem di dalamnya sehingga tak perlu colok-colok USB flash lagi. Salah satunya netbook dari Smart yang sudah dibundel dengan layanan internet 3,5G menggunakan teknologi CDMA EVDO Rev A, apalagi layanan internetnya unlimited. Dengan harga Rp 3.000 per hari, sudah bisa akses Facebook selama 24 jam tanpa takut mengeruk kocek lebih dalam.
Pilihan lainnya untuk bisa terus terhubung dengan Facebook tentu banyak. Namun, faktor kepraktisan dan tarif yang layak tentu jadi pertimbangan paling utama.
WAH
Related posts
Presiden: Tahun 2010 Seluruh Desa Terhubung Internet
August 28, 2009 by hafeez
Filed under Dunia Kita

Pemerintah menargetkan pada tahun 2010 seluruh desa dan kecamatan di Tanah Air telah terhubung dengan infrastuktur telepon dan internet.
“Pembangunan infrastruktur informatika dan telekomunikasi dasar ke seluruh pelosok tanah air adalah wujud nyata dari tekad bersama membangun kesatuan Indonesia,” kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, saat berpidato pada Sidang Paripurna Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, di Gedung DPR-RI, Jakarta, Rabu.
Pada tahun 2010 seluruh daerah perbatasan di tanah air juga diharapkan dapat menerima siaran TVRI dan RRI.
Menurut Presiden, keberhasilan paradigma “Pembangunan untuk Semua” memerlukan beberapa prasyarat, di mana perbaikan kemakmuran dan kualitas hidup rakyat secara merata ditentukan oleh ketersediaan infrastruktur dasar.
Pembangunan infrastruktur meliputi jalan raya, irigasi, pelabuhan laut, pelabuhan udara, penyediaan air bersih, telekomunikasi, dan infrastruktur energi dan kelistrikan.
Perbaikan kualitas infrastruktur di daerah padat penduduk seperti Jawa, terutama Jakarta, dibangun “Jakarta Mass Rapid Transit System Project”, untuk mengatasi kemacetan lalu lintas.
Pembangunan transportasi nasional juga dipadukan secara tersistem dengan pembangunan daerah secara berkelanjutan.
“Percepatan pengembangan wilayah melalui pembangunan infrastruktur untuk membuka keterisolasian daerah-daerah terpencil,” ujarnya.
Khusus infrastruktur penyediaan air minum, pemerintah juga mengambil kebijakan strategis dengan pemberian jaminan dan subsidi bunga kepada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).
Program ini salah satu upaya mewujudkan “millennium development goals” (MDGs), dalam bentuk penurunan separoh proporsi penduduk tanpa akses terhadap sumber air minum pada tahun 2015.
“Air minum merupakan kebutuhan dasar masyarakat, yang harus tersedia dalam jumlah yang cukup merata, dan dengan mutu yang baik,” kata Presiden.(*)
Related posts
Gila! Jepang Lampaui Kecepatan Internet 32 Miliar Kbps
July 30, 2009 by hafeez
Filed under Dunia Kita

Sebuah teknologi optik baru sedang diujicoba di Jepang. Dahsyatnya, teknologi itu mampu mencapai kecepatan 30 Terabit per detik (Tbps) atau lebih dari 32 Miliar Kbps.
Uji coba itu telah dilakukan oleh KDDI R&D Labs bersama National Institute of Information and Communications Technology (NICT) di Jepang. Teknologi yang diujicoba memanfaatkan transmisi bernama OFDM alias orthogonal frequency division multiplex.
Sekadar pembanding, kecepatan koneksi internet saat ini masih jauh –sangat jauh– dari yang dicapai dalam ujicoba tersebut. Kecepatan 500 kilobit per detik (Kbps), misalnya, sudah termasuk lumayan untuk penggunaan normal sehari-hari. Sedangkan rata-rata kecepatan internet di dunia, berdasarkan data akhir 2008, adalah 1.5 Mbps atau 1500 Kbps.
Nah, 30 Terabit per detik itu kurang lebih setara dengan 32 miliar kilobit per detik. Dengan kecepatan seperti ini, per detiknya data yang sanggup dikirimkan mencapai 3,9 juta MB, atau hampir 1.000 keping DVD film per detiknya.
Seperti dikutip detikINET dari Nikkei, Kamis (30/7/2009), ujicoba itu dilakukan pada jarak 240 kilometer, artinya bukan sekadar ujicoba jarak dekat. Rencananya KDDI akan mengkomersialkan teknologi ini pada 2012. ( wsh / ash )
Related posts
Serunya ‘Perang’ Pemerintah vs Ahli Internet di Iran
July 27, 2009 by hafeez
Filed under Dunia Kita

Iran membara. Tak hanya karena kericuhan paska pemilihan presiden 12 Juni lalu, namun juga karena diberangusnya media-media komunikasi yang berbasis internet terkait momen tersebut.
Situs berita, blog hingga situs-situs jejaring seperti Twitter, Facebook hingga YouTube diblokir karena peranannya yang besar dalam hal penyebaran informasi dan penggalangan massa.
Tak ayal, hal ini menimbulkan perang baru dalam ranah maya di Iran. Satu dari kubu pemerintah yang agresif memblokir sejumlah situs dan blog, satu lagi dari kubu ahli internet yang berusaha sedemikian rupa untuk mencari jalan tikus.
Dalam perang ini, sukar untuk diketahui pemenangnya, mengingat tolak ukurnya susah untuk dicermati dalam perang yang hingga kini masih berlangsung ini. Mari kita lihat apa saja yang kedua kubu itu lakukan untuk memenangi perang ini.
Pertama dari kubu pemerintah. Pemerintah Iran memang sejak dulu berlaku ketat dalam ranah maya, namun pemilihan presiden yang ricuh kemarin tambah membuat mereka ‘tegas’. Diyakini, mereka kini lebih agresif dalam mengembangkan software dan teknologi untuk memperkuat penyaringan (filtering) dan pemonitoran situs di Iran.
Bahkan tak hanya itu, orang-orang yang dipercaya menuliskan dan melaporkan sesuatu yang sensitif terkait kondisi di Iran, tanpa ampun dijebloskan ke penjara. Dilaporkan Committee to Protect Journalists, setidaknya ada 34 jurnalis dan blogger masuk ke penjara, bergabung dengan 7 orang lainnya yang telah lebih dulu dijebloskan.
Sementara dari kubu ahli internet juga tak padam usaha mereka untuk mencari jalan tikus guna membuka kesempatan bagi warga Iran untuk terus menjadi corong informasi tanpa diketahui pemerintah.
Usai pemilihan, sejumlah ahli internet membalas perlakuan pemerintah ini dengan cara menyediakan sistem proxy yang telah dipoles. Mereka juga menawarkan program-program lainnya yang berfungsi untuk menghindari pemblokiran dan lolos dari deteksi pemerintah yang kian pintar.
Kepintaran pemerintah yang terus terasah ini disadari oleh direktur eksekutif The Tor Projecy Inc., Andrew Lewman. “Saya pikir pemerintah Iran telah belajar dengan cepat tentang bagaimana mereka mengontrol semua ini,” ujarnya seperti yang dikutip detikINET dari MSNBC, Senin (27/7/2009).
Tak kurang akal, Tor Projecy pun menawarkan program mereka secara gratis melalui download. Dengan pengunduhan ini, warga Iran diperbolehkan untuk bekerja melalui jaringan yang di-relay oleh sukarelawan di seluruh penjuru dunia.
Mereka bebas mengakses situs yang diblokir dan menyembunyikan jejak apa-apa saja yang telah mereka lakukan di internet. Kini jumlah pengguna program ini telah melonjak pasca pemilihan presiden, dari yang semula ratusan hingga sekarang menjadi ribuan. Oleh sebab itulah meski diblokir, sejumlah tweet di Twitter, dan video yang mengguncang YouTube tetap berkibar.
Dua-duanya kuat, dua-duanya punya akal dan pemikiran sendiri. Dunia maya, khususnya di Iran memang penuh intrik. Mari kita lihat saja, sampai kapan ‘perang’ ini akan berlangsung.
( sha / ash )



