Guru Belum 50 Tahun Dilarang Berjenggot

October 22, 2009 by hafeez  
Filed under Dunia Kita

Pemerintah Tajikistan melarang guru sekolah dan dosen universitas yang berusia di bawah 50 tahun memakai jenggot dan membatasi panjang jenggot bagi staf pendidikan yang lebih tua.

Tajikistan, yang berbatasan dengan Afghanistan, menganggap kelompok Islam radikal sebagai ancaman dan telah menindak keras gerakan agama yang tidak sejalan dengan versi Islam yang ditaja-negara.

Reuters melaporkan, para pria di republik bekas Uni Soviet tersebut, yang sebagian besar Muslim, sering memakai jenggot sebagai lambang keyakinan.

Menurut peraturan yang dipublikasikan pada akhir pekan dan dijadwalkan berlaku mulai 1 Oktober, para guru yang berusia di atas 50 tahun, dapat memiliki “jenggot yang rapi tidak lebih dari tiga sentimeter panjangnya”.

Namun, sebagai persetujuan yang seimbang pada konservatisme, aturan baru itu juga melarang para guru mengenakan pakaian gaya-Barat seperti jeans, rok mini dan T-shirt.

“Semua yang baru itu diperkenalkan sebagai bagian dari pembaruan tanpa henti sekolah dan pendidikan yang lebih tinggi sesuai dengan mentalitas dan adat-istiadat masyarakat kita,” jurubicara Kementerian Pendidikan Abdulkhamid Nozimov mengatakan kepada wartawan, Senin.

Presiden Tajikistan Imomali Rakhmon sebelumnya melarang HP dari sekolah dan universitas serta mengatakan siswa sebaiknya tidak datang ke sekolah dengan mobil mereka sendiri.(*)

sumber

Related posts

Guru Kena Sanksi Karena Keluhkan Murid Lewat Facebook

August 28, 2009 by hafeez  
Filed under Dunia Kita

Bermasalah karena mengeluh di Internet ternyata tidak hanya terjadi di Indonesia tapi juga di Inggris. Seorang guru terancam dipecat setelah ia mengeluhkan prilaku murid-muridnya lewat situs web jejaring sosial Facebook.

“Mail on Sunday” memberitakan bahwa Sonya McNally (35), dirumahkan setelah dia menuliskan kata “buruk” saat membicarakan murid-muridnya dalam percakapan pribadi di Facebook.

Kalimat yang dia tulis pada tanggal 20 Maret adalah ” omong-omong, (kelas) 8G1 sama buruknya dengan 8G2.”

Guru lain yang terlibat dalam diskusi itu, Kirsten Allenby-Moore, merasa tersinggung lalu melapor ke bagian sumber daya manusia. Allenby-Moore menulis ” Menurut saya komentar-komentar itu menyinggung secara pribadi karena dua kelas yang disebut itu adalah kelas saya.”

Allenby-Moore mengajar teknologi informasi sepekan sekali di dua kelas tersebut.

Pejabat pendidikan di North East Lincolnshire pada bulan April mulai melakukan penyelidikan dan membebastugaskan McNally dari sekolah Humberston Comprehensive School di Grimsby.

Tuduhan kepada McNally adalah “telah membuat nama sekolah ternoda”.

Sebelumnya pada Desember tahun lalu, pimpinan di sekolah itu mengundurkan diri karena pemeriksa mendapati sekolah itu “tidak memadai” di 13 bidang.

Bu guru McNally telah mengaku dirinya menulis komentar-komentar tersebut - namun dia juga menyebut bahwa komentar serupa juga dituliskan guru-guru lainnya di Facebook.

Salah seorang kerabatnya berkomentar ” Ini sangat menggelikan kalau ternyata hal itu tidak benar.”

McNally maupun juru bicara dewan pendidikan setempat menolak untuk berkomentar. (*)

sumber

Related posts