Ciaaat… Monyet Jagoan Taekwondo Hajar Pelatih

December 17, 2009 by hafeez  
Filed under Dunia Kita

Jangan semena-mena terhadap binatang nanti kena tulah, kata para tetua. Entahlah, apakah pria ini ini kena tulah atau tidak. Sepasukan monyet yang telah dilatihnya untuk pertunjukan seni bela diri taekwondo melakukan balas dendam terhadapnya.

Lo Wung (42), pria itu mengajar monyet-monyet tersebut sehingga mereka dapat menghibur kerumunan orang di luar pusat pertokoan di Nshi, Provinsi Hubei, China bagian timur. Namun, primata yang mendatangkan uang itu membalikkan meja-meja Lo saat dia terpeleset dalam sebuah pertunjukan. Seekor monyet tanpa pikir panjang langsung menghajar sang pelatih dengan tendangan di kepala.

Hu Luang (32), penonton yang memotret insiden itu, mengatakan, “Saya melihat seekor (monyet) meninju tepat di matanya, dia (Lo) menangkap yang lain di telinganya dan itu ditanggapi monyet itu dengan menyabet hidung sang pelatih. Mereka berjingkrak-jingkrak dan melompat ke sana kemari. (Adegan) itu lebih baik dari sebuah film Bruce Lee.”

Pada suatu kesempatan, pelatih itu mendorong seorang stafnya untuk menyerang monyet-monyet itu. Hal itu justru menjadikan dirinya berhadapan dengan seekor monyet yang mengayunkan tongkat lalu menghajar kepalanya.

Lu Wung akhirnya berhasil mengendalikan monyet-monyet itu dengan menggunakan tali yang biasa digunakan untuk menghentikan mereka saat melarikan diri.

Hu mengatakan, “Dia (pelatih itu) sangat gusar, dia membuat monyet-monyet itu berlutut di tanah dengan tangan-tangan diikat ke belakang untuk menghukum dan membuat mereka menyesal atas serangan buruk tersebut.”

Related posts

China Prihatinkan Gaza

October 15, 2009 by hafeez  
Filed under Dunia Kita

Utusan China di PBB, Kamis WIB, menyampaikan keprihatinan yang mendalam terhadap situasi kemanusiaan yang memburuk di Jalur Gaza, dan mendesak Dewan Keamanan PBB agar menyelesaikan masalah tersebut.

Berbicara pada debat terbuka badan 15 anggota itu mengenai situasi di Timur Tengah, Zhang Yesui, utusan tetap China untuk PBB, menekankan bahwa situasi kemanusiaan di Jalur Gaza tak terperikan.

“Setelah disiarkannya laporan oleh misi pencari fakta yang dibentuk oleh Dewan Hak Asasi, kepedihan dan nasib rakyat Jalur Gaza sekali lagi telah menarik banyak perhatian masyarakat internasional”, katanya.

Meskipun sembilan bulan telah lewat sejak disahkannya Resolusi 1860 Dewan Keamanan pada awal Januari, resolusi itu masih belum sepenuhnya dan secara efektif diterapkan, dan tak ada kemajuan dalam pembangunan kembali wilayah Jalur Gaza, demikian Zhang.

Rakyat Jalur Gaza masih menghadapi nasib buruk, dan situasi bertambah buruk, katanya. Situasi sulit rakyat Palestina di Tepi Barat Sungai Jordan juga menjadi penyebab keprihatinan, katanya.

“Pemerintah China menyampaikan simpati yang mendalam mengenai nasib buruk rakyat Palestina, dan menyampaikan keprihatinan yang sangat besar sehubungan dengan memburuknya situasi keamanan di Jalur Gaza,” kata Zhang.

“Kami harap Dewan Keamanan akan sependapat masalah ini menimbulkan keprihatinan yang sangat besar, dan melakukan tindakan aktif guna mewujudkan penyelesaian,” pungkasnya. (*)

sumber

Related posts