Dua Saksi Kunci Ledakan JW Marriott Dijaga Ketat

July 17, 2009 by hafeez  
Filed under Dunia Kita

Kepolisian saat ini masih menjaga dua korban ledakan yang dirawat di Rumah Sakit Jakarta, yang juga disebut-sebut sebagai saksi kunci dalam peristiwa bom di Hotel JW Marriott, Jumat (17/7) pagi.

Salah seorang aparat dari Kepolisian Sektor Setiabudi, yang tak mau diungkap namanya, kepada Kompas.com mengakui bahwa dua saksi kunci itu masih dalam perawatan. “Iya benar. Ada dua, D dan A,” ungkapnya.

D adalah petugas keamanan Hotel JW Marriott dan A bekerja di bagian banquet Restoran Sailendra.

Ia pun tidak mengelak bahwa ada penjagaan khusus bagi kedua saksi kunci ini. Penjagaan dilakukan 24 jam secara bergiliran. “Tadi dari Polsek Setia Budi dan Polres Jakarta Selatan. Malam ini dari Polda. Ada bagian serse, buser, dan lainnya,” tutur Istiyantoro.

Berdasarkan pantauan, sejak siang tadi, ada mobil polisi yang standby di depan Unit Gawat Darurat (UGD) Rumah Sakit Jakarta, di mana sebagian korban ledakan bom dirawat. Sekitar jam 18.00 ada mobil minibus milik polisi yang meninggalkan RS Jakarta. “Itu baru tukaran jaga,” kata aparat tersebut yang ditemui seusai berjaga.

Masih menurut penuturan polisi tersebut, kedua korban sekarang dalam keadaan baik. D sudah bisa dimintai keterangan, tetapi A masih sulit karena gendang telinganya pecah dan ada luka dalam.

Lebih jauh ia mengungkapkan bahwa kehadiran polisi di rumah sakit tersebut tidak hanya menjaga para saksi kunci secara ketat dan meminta keterangan, tetapi juga mengidentifikasi para korban melalui sidik jari masing-masing. “Sampai saat ini penjagaan masih terus berlangsung,” tandasnya.

kompas.com

Related posts

Pelaku Bom Bunuh Diri Berinisial N

July 17, 2009 by hafeez  
Filed under Dunia Kita

Bom yang meledak di Hotel Ritz Carlton dan Hotel JW Marriot merupakan bom bunuh diri. Berdasar nama yang tercantum dalam daftar masuk (check in) Hotel JW Marriot atas kamar 1808 , polisi mendapatkan inisial salah satu pelaku bom bunuh diri.

“Begini saja, saya hanya memberikan inisialnya saja. Inisial N,” ujar Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri, dalam konferensi persnya di halaman Hotel Ritz Carlton, Mega Kuningan, Jakarta, Jumat (17/7 ).

Menurut dia, kamar 1808 itu dijadikan posko para pelaku bom bunuh diri ini. Berdasarkan data booking tersebut, N masuk pada Rabu ( 15/7 ) dan seharusnya keluar pada Jumat (17/7) ini.

Lalu, apakah mereka terkait dengan Jamaah Islamiah? Kapolri mengatakan hal tersebut sedang dalam proses penyelidikan. “Jangan berandai-andai. Saya tidak mau berandai-andai,” tuturnya.

Namun, polisi sedang menyelidiki kepastian identitas pelaku bom bunuh diri. Kapolri mengatakan potongan kepala yang ditemukan di Hotel Ritz Carlton masih dapat dikenali.

Sementara, potongan kepala yang ditemukan di Hotel JW Marriot masih dapat direkonstruksi oleh tim identifikasi Polri, meski batok kepala lepas dan sebagian kulit rusak. “Sehingga bisa terungkap siapa pelakunya,” tuturnya.

kompas.com

Related posts

Ledakan Kejutkan Lingkar Mega Kuningan

July 17, 2009 by hafeez  
Filed under Dunia Kita

Ledakan mengejutkan daerah Lingkar Mega Kuningan, Jakarta Selatan, pada pagi hari ini. Namun belum ada informasi yang mendetil terkait ledakan ini yang membaut para pegawai di sekitar area tersebut berlarian ke luar.

Berdasarkan informasi yang diterima TMC Polda Metro, Jumat (17/7/2009), menurut salah seorang pekerja yang berada di lokasi, ledakan terdengar dari belakang Hotel JW Marriot.

Asap juga terlihat membumbung tebal di lokasi tersebut. Sementara dikabarkan ledakan yang sama juga terdengar di Hotel Ritz Carlton.

Para pegawai yang berlokasi di area Mega Kuningan saat ini berada di luar gedung masing-masing untuk

Related posts

Pelaku Bom, Anggota JI yang Sakit Hati

July 17, 2009 by hafeez  
Filed under Dunia Kita

Pemberitaan ledakan bom di dua hotel Jakarta, menjadi pemberitaan hangat di Australia. Analis Negeri Kanguru itu menyatakan, anggota muda kelompok militan Jamaah Islamiyah (JI) yang sakit hati dengan kebijakan organisasinya, diduga sebagai aktor di balik ledakan itu.

“Kelompok kecil di Jamaah Islamiyah yang kecewa, mungkin adalah pelaku pemboman,” ungkap Carl Ungerer, penasihat keamanan nasional dari Australian Strategic Policy Institute seperti dikutip News.com.au, Jumat (17/7/2009).

Menurut Ungerer, kelompok kecil ini tidak sependapat dengan pandangan sebagian besar pemimpin JI, terkait kebijakan konsolidasi organisasi itu.

Dia menambahkan, beberapa anggota muda JI sudah dibebaskan dari penjara di beberapa negara, belakangan ini.

“Mereka meyakini perlu ada kelanjutan aksi bom sebagai satu-satunya cara untuk mencapai tujuan politik mereka,” paparnya.

okezone.com

Related posts

Bom Diduga Dirakit di Kamar Hotel Ritz Carlton

July 17, 2009 by hafeez  
Filed under Dunia Kita

Polisi belum membeberkan siapa pelaku ledakan bom di Hotel Ritz Carlton dan Hotel JW Marriott, Mega Kuningan, Jakarta Selatan. Namun polisi menduga ada modus baru dalam aksi para teroris itu.

“Mungkin komponennya dilepas satu per satu lalu dibawa masuk ke kamar 1808 itu. Kemudian baru dirakit di dalam,” ungkap Kepala Divisi Humas Polda Metro Jaya Irjen Nanan Sukarna kepada wartawan di Plaza Bellagio, Mega Kuningan, Jumat (17/7/2009).

Menurut dia, saat ini tim penyidik masih mengumpulkan bukti dan informasi untuk mengungkap siapa pelaku yang bercokol di kamar di lantai 18 itu.

Dalam keterangan pers itu, Nanan juga menyatakan bahwa pihaknya menyediakan media center bagi para wartawan di Plaza Bellagio. Jaraknya dari lokasi ledakan tak lebih dari 500 meter saja.

okezone.com

Related posts

Ajudan Menyelamatkan Andrianto dari Maut

July 17, 2009 by hafeez  
Filed under Dunia Kita

Ketika semua orang berhamburan keluar dari Hotel JW Marriott setelah ledakan terjadi tadi pagi, Jumat (17/7), ajudan mantan Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Andrianto Machribi justru menantang maut dengan menerobos ke dalam hotel bertaraf internasional itu. Tujuannya cuma satu, menyelamatkan sang majikan!

Sahabat Andrianto, HS Dillon, berkisah bahwa tanggung jawab ajudan Andrianto patut diacungi jempol. Seperti kisah yang diperoleh Dillon dari dalam ruang IGD, Dillon mengatakan, si ajudan yang berasal dari kalangan polisi bertindak layaknya kesatria.

“Ajudannya luar biasa. Orang lain lari keluar, dia masuk ke dalam. Dia bawa bosnya itu di pundaknya. Keluar dan dia masukkan ke taksi dan dibawa ke RS MMC,” tutur Dillon. Ternyata IGD RS MMC telah penuh oleh korban, akhirnya Andrianto dibawa ke RS Medistra.

Tindakan cepat itu memang akhirnya berujung pada keselamatan sang majikan. Andrianto yang mengalami luka bakar di bagian wajah dan patah tangan terselamatkan nyawanya. Dillon mengatakan, secara psikologis Andrianto mengalami syok. Namun secara umum, kondisi fisiknya tak terlalu parah.

Dillon mengatakan, pagi tadi Andrianto dan rekannya, David Potter, dijadwalkan mengikuti rangkaian acara Jim Cussal, sebuah perusahaan konsultan dokumen.

kompas.com

Related posts

BIN Akui Kecolongan

July 17, 2009 by hafeez  
Filed under Dunia Kita

Badan Intelijen Negara (BIN) mengakui kecolongan atas insiden meledaknya bom JW Marriot dan Ritz Carlton, Jakarta, Jumat (17/7) ini.

“Kejadian ini sama sekali tidak terdeteksi oleh kita. Begini saja, pengamanan sudah begitu cukup kuat di hotel tetapi masih bisa lolos.Soal kebobolan kapan saja bisa. Bukan negara kita saja, yang super power saja bisa kebobolan.” kata Kepala BIN Syamsir Siregar ketika ditemui di Rumah Sakit Metropolitan Medical Centre (MMC), Jakarta, Jumat (17/7).

Ia menegaskan status Jakarta saat ini dalam kondisi aman, namun masih ada hal-hal yang memang mecurigakan. Kendati demikian, BIN tidak meningkatkan status siaga serta tidak memperketat pengamanannya.”Hanya siaga pemilu saja. Tetapi temuan di lapangan ada. Tidak usah saya kasih tahu siapa dia (tersangka) itu masih dalam rahasia kami,” ujarnya.

Terkait kabar bahwa sebelumnya Australia telah mengingatkan tentang Jamaah Islamiah yang akan beraksi kembali, Syamsir membantahnya. Ia menegaskan tidak ada peringatan apapun yang masuk ke pihaknya.

“Kapan memperingatkan, kau ngarang saja. Tidak ada itu. Kau tanya saja sama asingnya. Kalau tentang kebobolan, memangnya aku Tuhan,” tegasnya.

Ia menjelaskan kejadian ini tidak menunjukan pada agama tertentu ataupun kelompok tertentu.

kompas.com

Related posts

Bom Bunuh Diri, Pelaku Menginap di Lt 18 Hotel JW Marriott?

July 17, 2009 by hafeez  
Filed under Dunia Kita

Menyusul ledakan yang terjadi di Hotel JW Marriott dan Ritz-Carlton, Kawasan Mega Kuningan, Jakarta, Jumat (17/7), muncul dugaan peristiwa ini adalah aksi bom bunuh diri.

“Ada indikasi ini bom bunuh diri,” kata Ketua Komisi I DPR Theo Sambuaga kepada wartawan di lokasi kejadian. Menurutnya, beberapa korban tewas dikenali polisi sebagai anggota jaringan teroris di Indonesia. Namun, tidak dirinci lebih jauh jaringan teroris yang mana.

Lebih jauh, ia mengungkapkan, ditengarai pelaku menginap di lantai 18 Hotel JW Marriott. Ia mengkhawatirkan saat ini masih ada bom-bom lain di sekitar hotel. “Saat ini kendali penyelidikan dipegang sepenuhnya oleh pihak kepolisian. Polisi masih melakukan penyisiran,” tandas dia.

kompas.com

Related posts

Dirut Holcim Tewas Dalam Ledakan di Mega Kuningan

July 17, 2009 by hafeez  
Filed under Dunia Kita

Direktur Utama PT Holcim Indonesia, Timothy D Mackay dipastikan menjadi salah satu korban tewas dalam ledakan yang terjadi di kawasan distrik bisnis Mega Kuningan, Jakarta, Jumat (17/7) pagi.

Saat ini jenazah telah disemayamkan di RS Medistra, Gatot Soebroto. Keterangan ini diberikan oleh salah satu sumber di lingkungan PT Holcim yang tidak bersedia disebutkan identitasnya.

Sementara, hingga berita ini diturunkan, sumber resmi dari PT Holcim belum memberikan keterangan. Sejumlah pejabat di lingkungan perusahaan itu tak menjawab telepon maupun pesan singkat yang dikirimkankan.

Sementera berdasarkan penjelasan dari sejumlah karyawan yang berada di RS Medistra, pihak Holcim belum siap untuk memberikan keterangan resmi. Namun mereka berjanji akan memberikan penjelasan setelah proses administrasi di rumah sakit rampung.

Tercatat hingga pukul 10.40, sudah ada tiga korban yang dibawa ke RS Medistra, dua di antaranya meninggal dunia, salah satunya adalah Timothy D Mackay. Sementara satu korban luka atas nama David Potter yang dipindahkan dari RS Jakarta.

kompas.com

Related posts

Ratusan Karyawan Ritz Carlton Dikumpulkan di Lapangan Belakang Hotel

July 17, 2009 by hafeez  
Filed under Dunia Kita

Ratusan karyawan Hotel Ritz carlton dikumpulkan di lapangan di belakang hotel. Mereka didata oleh pihak hotel siapa yang tetap tinggal dan siapa yang diperbolehkan pulang. Yang tetap tinggal yakni saksi saat ledakan terjadi.

Pantauan detikcom, Jumat (17/7/2009), pegawai hotel antara lain koki, pegawai training, dan staf hotel.

Beberapa kali koordinator hotel mempersilakan karyawan untuk pulang dengan pegeras suara. Para karyawan sebagian ada yang mencari dan menghubungi keluarganya. Muka cemas tampak menggelayuti mereka.

Para tamu hotel juga berkumpul di lapangan. Sebagian dari mereka terlihat masih mengenakan piyama. Tampak juga 2 anggota band Exit-T asal Kanada yang berkumpul dengan mengenakan piyama putih. Mereka terus berbincang dengan teman-temannya.

Suasana di lapangan belakang Ritz Carlton ramai. Ratusan polisi berjaga-jaga dan puluhan wartawan mengabadikan peristiwa besar menjelang kedatangan Manchester United JUmat malam.

Ledakan terjadi di Ritz Carlton dan JW Marriot Jumat pagi. Kejadian ini menewaskan 6 orang.

detik.com

Related posts

« Previous PageNext Page »