Harta dan Wanita untuk Pelempar Sepatu Bush
September 12, 2009 by hafeez
Filed under Dunia Kita

Meski masuk bui gara-gara melempar sepatu ke George W Bush, waktu itu Presiden AS, Muntazer al-Zaidi menjadi idola. Menjelang pembebasannya, sederet tawaran sudah menunggu, dari rumah dan mobil, hingga calon istri.
Rumah baru dengan empat kamar tidur disediakan mantan bosnya. Mobil, uang, dan fasilitas kesehatan dijanjikan oleh tempatnya bekerja, stasiun televisi Al-Baghdadia.
“Seorang warga Irak yang tinggal Maroko menawarkan putrinya untuk menjadi istri al-Zaidi,” ujar editor Abdul Hamil al-Saij dilansir Telegraph. Menurut al-Saij, ada pula telepon dari Arab Saudi menawarkan Rp 100 miliar untuk membeli sepatunya. Sementara itu, kaum wanita berlomba-lomba menawarkan diri.
Namun, al-Zaidi tidak terlalu memikirkan tawaran-tawaran itu. Ia justru tak sabar menunggu kesempatan untuk keluar penjara. Menurut Maitam sang kakak, al-Zaidi itu berencana membuka panti asuhan dan berhenti menjadi jurnalis. (tel/tis)
Related posts
AS Minta Israel Hentikan Proyek di Jerusalem
July 19, 2009 by hafeez
Filed under Dunia Kita
Amerika Serikat meminta Israel agar menghentikan proyek perumahan di Jerusalem Timur.
Duta besar Israel untuk Washington Michael Oren dipanggil ke Departemen Luar Negeri akhir pekan lalu menyangkut proyek pembangunan uni-unit rumah di permukiman Sheikh Jarrah. Demikian dikatakan seorang pejabat senior Israel yang enggan menyebutkan namanya kepada AFP, Minggu (19/7). Tidak ada segera komentar AS mengenai laporan-laporan itu.
Pihak berwenang kota Jerusalem menyetujui rencana pembangunan proyek itu, yang bertujuan untuk membangun rumah-rumah di lokasi hotel Sheperd. Proyek itu dibiayai orang kaya Amerika Irving Moskowitz, yang sebelumnya menyumbang kelompok-kelompok Yahudi ultranasionalis.
Masyarakat internasional menganggap perkampungan Yahudi di sebagian besar di Jerusalem Timur adalah permukiman-permukiman Israel. Masalah itu adalah salah satu hambatan utama dalam proses perdamaian Timur Tengah yang tersendat.
Israel merebut Jerusalem Timur dari Jordania dalam Perang Enam Hari Tahun 1967 dan kemudian menganeksasi bagian kota itu dalam satu tindakan yang tidak diakui masyarakat internasional. Israel menganggap seluruh Jerusalem adalah ibu kotanya yang “tidak bisa dipisahkan ” dan menganggap pembangunan di Jerusalem Timur bukan merupakan permukiman. Palestina juga ingin menjadikan Jerusalem Timur ibukota negara mereka kelak.
Di bawah Presiden baru AS Barack Obama, Washington berulangkali mendesak Israel menghentikan seluruh kegiatan pembangunan permukiman, satu hal yang sejauh ini ditolak PM Israel Benjamin Netanyahu. Kini ada sekitar 200.000 warga Israel tinggal di Jerusalem Timur, tempat tinggal 268.000 warga Palestina.
kompas.com



