Komplotan Perampok Emas Dibekuk

July 11, 2009 by hafeez  
Filed under Dunia Kita

Jajaran Kepolisian Daerah Jawa Tengah membekuk enam dari delapan perampok emas lintas provinsi setelah hampir dua bulan menjadi incaran. Enam anggota komplotan tersebut ditangkap setelah ditembak pada bagian kakinya, sementara dua lainnya masih buron.

Kepala Polda Jateng Inspektur Jenderal Alex Bambang Riatmodjo, di Kota Semarang, Jateng, Sabtu (11/7), mengatakan, keenam perampok tersebut ditangkap secara terpisah. Awalnya, polisi meringkus dua perampok yaitu, Ahmad Syafei dan Suwaldiyono alias Olga, setelah komplotan tersebut merampok Toko Emas Kendi di Kabupaten Pati pada 19 Juni lalu.

Dalam aksi tersebut, kawanan perampok berhasil menggasak perhiasan senilai Rp 400 juta dan uang tunai Rp 20 juta. Keenam pelaku berhasil melarikan diri setelah melepaskan tembakan membabi buta ke arah polisi.

Setelah mengembangkan penyelidikan berdasarkan informasi dari dua rekannya, sisa komplotan perampok dikejar hingga ke Yogyakarta, Purworejo, Magelang, dan Malang. Pada 3 Juli, empat pelaku lain, yaitu Mat Sholeh (30), Edy Dwitoro (32), Sudedi (28) , dan Dodi Mauleda alias Sulion (27), akhirnya ditangkap ketika sedang bersembunyi di daerah Sadang, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.

Sempat terjadi kejar-kejaran dan baku tembak antara perampok dan polisi dalam proses penangkapan tersebut. Perlawanan berakhir setelah pelaku ditembak pada bagian kakinya.

Komplotan perampok spesialis toko emas lintas provinsi itu diduga telah beberapa kali beraksi dalam satu tahun terakhir, seperti di Pati, Demak, Magelang, Yogyakarta, Bogor, dan Jakarta. Biasanya mereka merampok dengan melumpuhkan korbannya terlebih dahulu, seperti yang terjadi di Demak, kata Alex.

Keenam pelaku yang telah ditangkap tersebut dijerat dengan pasal 356 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana tentang pencurian dengan kekerasan dan dikenai ancaman hukuman minimal delapan tahun.

Polisi menyita barang bukti berupa sebuah minibus Daihatsu Gran Max biru tua bernomor B 1731 NFA, tiga sepeda motor, satu pistol FN, satu pistol Barreta, dua pistol rakitan, tujuh peluru, lima telepon seluler, dan berbagai jenis perhiasan emas yang diperkirakan bernilai ratusan juta.

Menurut Alex, polisi saat ini masih memburu dua pelaku lainnya, yaitu Agus dan Trimo yang diduga sedang berada di Jawa Barat. Petugas sudah kami turunkan ke sekitar lokasi untuk mengintai setiap pergerakannya, ujar Alex.

Polisi menduga, kawanan perampok ini tidak ada kaitannya dengan komplotan perampok toko emas We Shing atau Willem Singgih. Komplotan We Shing pernah menggasak 100 kilogram emas di toko emas Bintang Mas di Kranggan, Kota Semarang, dengan menewaskan tiga orang. Dari delapan orang anggota komplotan We Shing, tiga orang sudah ditangkap dan lima orang masih buron.

kompas.com

Related posts

Comments

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!