private military company
Perusahaan militer swasta (bahasa Inggris: private military company, PMC) adalah perusahaan atau korporasi yang menyediakan jasa dan keahlian yang berhubungan dengan bidang militer atau bidang sejenisnya. Perusahaan seperti ini juga dikenal sebagai korporasi militer swasta, firma militer swasta, penyedia jasa militer, dan secara luas sebagai industri militer swasta. Jasa-jasa yang ditawarkan perusahaan militer swasta antara lain adalah jasa logistik, pelatihan militer, pertahanan, serta jasa keamanan. Jasa PMC umumnya digunakan sebagai pendukung bagi operasi resmi suatu angkatan bersenjata, namun sering juga digunakan untuk pribadi, misalnya sebagai bodyguard. PMC merupakan lembaga sipil yang diberi wewenang kerjasama dengan unit-unit militer di dalam negerinya atau bahkan negara lain yang disetujui oleh departemen pertahanan. PMC biasanya dipakai pada area dengan konflik intensitas rendah, ketika pemakaian angkatan bersenjata penuh dapat merugikan secara ekonomi, diplomatik, atau politik. Namun, perusahaan-perusahaan ini juga bekerjasama dengan negara-negara untuk menyediakan pelatihan militer dan kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan pertahanan. Perusahaan militer swasta misalnya menyediakan perlindungan untuk presiden Afganistan, membangun penjara di Guantanamo Bay, serta penerbangkan helikopter dan pesawat terbang untuk menghancurkan tanaman coca di Kolombia. Mereka juga mengoperasikan sistem intelegen dan komunikasi di United States Northern Command di Colorado, yang bertanggung jawab untuk merespon kepada serangan terhadap Amerika Serikat. Perusahaan-perusahaan ini juga melatih tentara dan militer di negara-negara seperti Nigeria, Bulgaria, dan Taiwan. Industri militer swasta sudah menjadi industri yang menghasilkan lebih dari $100 juta per tahun. Istilah umum Perusahaan militer swasta juga dikenal dengan kontraktor militer swasta, namun istilah ini lebih ditujukan untuk seorang individual yang dipekerjakan atau dikontrak oleh perusahaan militer swasta. Perusahaan militer swasta sering masuk dalam kategori yang sama dengan kontraktor pertahanan, namun kontraktor pertahanan lebih terfokus kepada penyediaan perangkat keras dan peralatan militer, serta tenaga manusia yang mendukung perawatan peralatan tersebut. Sedangkan perusahaan militer swasta menyediakan tenaga manusia yang terlatih secara operasional dan taktis, termasuk pengalaman bertempur. Konvensi Jenewa Ketiga (GCIII) tahun 1949 tidak menyatakan perbedaan antara kontraktor pertahanan dan perusahaan militer swasta, konvensi tersebut hanya mendefinisikan kategori kontraktor persediaan. Bila seorang kontraktor persediaan dilengkapi kartu identitas lengkap dari angkatan bersenjata yang mempekerjakannya, mereka harus diperlakukan sebagai tahanan perang kalau tertangkap (GCIII Artikel 4.1.4). Namun, apabila seorang kontraktor melakukan pertempuran, kontraktor tersebut dapat diklasifikasikan sebagai tentara bayaran, berdasarkan Protocol I Additional to the Geneva Conventions 1997 (Protokol I) Artikel 47.c. Kontraktor yang tertangkap sebagai tentara bayaran akan kehilangan haknya atas status tahanan perang. Protokol I tidak ditanda tangani oleh Amerika Serikat, salah satu alasannya adalah bahwa protokol ini tidak akan berlaku untuk "pejuang kemerdekaan". Rekrutmen Dengan adanya perusahaan militer swasta, banyak laporan akan adanya eksodus dari pasukan khusus di seluruh dunia, masuk ke perusahaan militer swasta. Special Air Service Britania Raya, Pasukan Khusus Angkatan Darat Amerika Serikat, serta Joint Task Force 2 Angkatan Darat Kanada dilaporkan telah kehilangan anggotanya yang keluar untuk bekerja di perusahaan militer swasta. Perusahaan militer swasta menawarkan gaji sampai $100.000 per tahun, yaitu dua sampai tiga kali lipat gaji anggota pasukan khusus di negara maju.
Soe Hok Gie
Soe Hok Gie (17 Desember 1942–16 Desember 1969) adalah salah seorang aktivis Indonesia dan mahasiswa Fakultas Sastra Universitas Indonesia Jurusan Sejarah tahun 1962–1969. Soe Hok Gie menamatkan pendidikan SMA di Kolese Kanisius. Nama Soe Hok Gie adalah dialek Hokkian dari namanya Su Fu-yi dalam bahasa Mandarin (Hanzi: 蘇福義). Leluhur Soe Hok Gie sendiri adalah berasal dari Provinsi Hainan, Republik Rakyat Cina. Ia adalah seorang anak muda yang berpendirian yang teguh dalam memegang prinsipnya dan rajin mendokumentasikan perjalanan hidupnya dalam buku harian. Buku hariannya kemudian diterbitkan dengan judul Catatan Seorang Demonstran (1983). Soe Hok Gie adalah anak keempat dari lima bersaudara keluarga Soe Lie Piet alias Salam Sutrawan. Dia adik kandung Arief Budiman atau Soe Hok Djin, dosen Universitas Kristen Satya Wacana yang juga dikenal vokal dan sekarang berdomisili di Australia. Hok Gie dikenal sebagai penulis produktif di beberapa media massa, misalnya Kompas, Harian Kami, Sinar Harapan, Mahasiswa Indonesia, dan Indonesia Raya. Sekitar 35 karya artikelnya (kira-kira sepertiga dari seluruh karyanya) selama rentang waktu tiga tahun Orde Baru, sudah dibukukan dan diterbitkan dengan judul Zaman Peralihan (Bentang, 1995). Catatan Seorang Demonstran Juga skripsi sarjana mudanya perihal Sarekat Islam Semarang, tahun 1999 diterbitkan Yayasan Bentang dengan judul Di Bawah Lentera Merah. Sebelumnya, skripsi S1-nya yang mengulas soal pemberontakan PKI di Madiun, juga sudah dibukukan dengan judul Orang-orang di Persimpangan Kiri Jalan (Bentang, 1997). Sebagai bagian dari aktivitas gerakan, Soe Hok Gie juga sempat terlibat sebagai staf redaksi Mahasiswa Indonesia, sebuah koran mingguan yang diterbitkan oleh mahasiswa angkatan 66 di Bandung untuk mengkritik pemerintahan Orde Lama. Hok Gie meninggal di gunung Semeru tahun 1969 tepat tiga hari sebelum ulang tahunnya yang ke-27 akibat menghirup asap beracun di gunung tersebut. Dia meninggal bersama rekannya, Idhan Dhanvantari Lubis. John Maxwell menulis biografi Soe Hok Gie dengan judul Soe Hok Gie - A Biography of A Young Indonesian Intellectual (Australian National University, 1997). Pada tahun 2005, catatan hariannya menjadi dasar bagi film yang disutradarai Riri Riza, Gie, dengan Nicholas Saputra berperan sebagai Hok Gie. sumber [1] [1] http://id.wikipedia.org
Bintik Matahari Mulai Terlihat
Bintik matahari yang disebut sunspot 1035 mulai terlihat membesar, yaitu hingga berukuran tujuh kali planet Bumi. Seperti dilaporkan di Space Weather News, sunspot ini telah mengembang cepat sejak terlihat pertama kali pada 14 Desember lalu. Jika kecenderungan ini terus berlanjut, maka 1035 menjadi sunspot terbesar tahun ini, bahkan tahun-tahun sebelumnya. Seperti yang diungkapkan peneliti Lapan, Clara Yono Yatini, bintik hitam menjadi pertanda tingkat keaktifan matahari. Ketika masa aktif itu mencapai puncak, matahari dapat menimbulkan ledakan (corona mass ejection) yang dapat menghujani Bumi dengan partikel yang berpotensi mengganggu. Sebelumnya, Lapan dan berbagai peneliti dunia telah memperkirakan bahwa masa puncak aktivitas matahari yang kini berada di siklus ke-24 ini akan terjadi pada rentang 2012-2013. Pada masa inilah diduga akan terjadi badai luar angkasa ekstrem akibat aktivitas matahari. Masa puncak aktivitas di siklus terdahulu, yaitu ke-23 terjadi pada tahun 2003. Ketika itu, badai matahari dilaporkan sempat menimbulkan gangguan komunikasi. sumber [1] [1] http://sains.kompas.com
AK-47
AK-47 (singkatan dari Avtomat Kalashnikova 1947, Rusia: Автомат Калашникова образца 1947 года) adalah senapan serbu yang dirancang oleh Mikhail Kalashnikov, diproduksi oleh pembuat senjata Rusia IZhMASh, dan digunakan oleh banyak negara Blok Timur semasa Perang Dingin. Senapan ini diadopsi dan dijadikan senapan standar Uni Soviet pada tahun 1947.[2] Jika dibandingkan dengan senapan yang digunakan semasa Perang Dunia II, AK-47 mempunyai ukuran lebih kecil, dengan jangkauan yang lebih pendek, memakai peluru dengan kaliber 7,62 x 39 mm yang lebih kecil, dan memiliki pilihan tembakan (selective-fire). AK-47 termasuk salah satu senapan serbu pertama dan hingga kini merupakan senapan serbu yang paling banyak diproduksi. Latar belakang desain Pada Perang Dunia II, Jerman menciptakan konsep senapan serbu. Konsep ini didasari pengalaman bahwa pertempuran modern lebih banyak terjadi pada jarak yang cukup dekat, yaitu sekitar 100 meter. Tenaga dan jangkauan peluru pada saat itu ternyata terlalu besar. Maka, Jerman mulai mengembangkan peluru dan senapan yang mempunyai sifat submachine gun (isi magazen banyak dan bisa menembak full-otomatis) dengan peluru yang jangkauannya bisa sampai 300 meter. Dengan mempertimbangkan biaya produksi, ini dicapai dengan memendekkan peluru 7,92 x 57 mm Mauser menjadi ukuran 33mm yaitu 7,92 x 33mm Kurz (Kurz berarti pendek). Hasil akhirnya, Sturmgewehr 44, memang bukan senapan pertama yang menggunakan konsep ini; sebelumnya Italia dan Uni Soviet pernah merancang konsep yang serupa. Tetapi, Jerman adalah yang pertama untuk memproduksi masal senapan mereka. Jerman banyak menggunakan senapan baru mereka untuk menghadapi Soviet di Front Timur. Pengalaman Uni Soviet melawan Jerman inilah yang mempengaruhi doktrin Soviet pada tahun-tahun berikutnya. Berdasarkan doktrin Soviet, Mikhail Kalashnikov mulai memikirkan desain senapannya sejak di rumah sakit, setelah terluka pada pertempuran di Brysansk. Ia mendapat informasi bahwa sebuah senjata baru sedang dicari, untuk dipakai dengan peluru 7,62 x 41 mm yang dibuat oleh Elisarov dan Semin pada 1943. Tapi kali itu, desain Kalashnikov kalah melawan desain Sudayev, yaitu PPS43. Kalashnikov mengubah desain pertamanya setelah ia mempelajari StG44 Jerman pada tahun 1946. Karena rancangannya cukup mengesankan, Kalashnikov lalu dipilih untuk memimpin sebuah tim desain. [sunting] Konsep desain Meskipun mirip, Mikhail Kalashnikov menyangkal bahwa desainnya dibuat berdasarkan StG44 Jerman. AK-47 lebih tepat dikatakan sebagai campuran dari inovasi-inovasi pada tahun-tahun sebelumnya. Misalnya, mekanik AK-47 lebih mirip M1 Garand daripada senapan-senapan Jerman. Locking lugs ganda, unlocking raceway, dan mekanisme pelatuk telihat mirip desain Amerika tersebut.[4] Ini adalah hal yang wajar, mengingat bahwa jutaan M1 Garand telah sukses dipakai di segala penjuru dunia. Walau secara mekanis mirip dengan M1 Garand, konsep peluru, tata letak komponen, sistem gas, dan metode perakitan AK-47 jelas mirip dengan StG44. Jeniusnya AK-47 adalah, bahwa desainnya paling tepat untuk produksi masal. Jadi AK-47 berhasil menggabungkan keunggulan M1 Garand dengan StG44, dan bisa diproduksi dengan cepat oleh Uni Soviet pada saat itu. Pengaruh terhadap kebudayaan Pada masa Perang Dingin, Uni Soviet, Tiongkok, dan Amerika Serikat memberikan peralatan dan teknologi kepada negara-negara sekutu mereka, beserta pasukan-pasukan pemberontak yang mereka dukung. Pada masa itu terjadi penyebaran besar-besaran AK-47 oleh Uni Soviet dan Tiongkok kepada negara-negara dan grup-grup pro-komunis, misalnya Sandinista Nikaragua dan Viet Cong. Desain AK-47 disebarkan ke 55 angkatan bersenjata dunia.[1] Penyebaran AK-47 ini tidak hanya terlihat dari jumlahnya saja, AK-47 ada di dalam bendera dan lambang Mozambik. Selain itu juga terdapat pada lambang Burkina Faso, dan bendera Hizbullah. "Kalash", kependekan dari "Kalashnikov", dipakai sebagai nama anak laki-laki di beberapa negara di Afrika. Di Amerika, pembuat film sering mempersenjatai penjahat dan teroris dengan AK-47. Banyak pula permainan komputer, permainan video, dan lagu-lagu rap yang menampilkan AK-47. Pembuat mainan dan industri airsoft juga memproduksi jutaan replika AK-47. sumber [1] [1] http://id.wikipedia.org
Call Of Duty 6 : Modern Warfare 2
COD 6 : MW 2, (Call Of Duty 6 : Modern Warfare 2) boleh jadi adalah salah satu game andalan Activision. Kehadirannya pun banyak dinanti oleh para gamer di seluruh penjuru dunia. Plot Cerita: Modern Warfare 2 bakal membawa pemain pada masa 5 tahun setelah game terdahulunya, Call Of Duty 4: Modern Warfare. Walaupun pada MW sebelumnya U.S Marines dan SAS telah berusaha mati – matian, pada akhirnya di MW 2 ini Ultranasionalis akhirnya menguasai Russia dan mendeklarasikan Imran Zakhaev (musuh utama pada MW sebelumnya) sebagai pahlawan dan martir yang mati dalam membela bangsanya, Russia. Rakyat Russia mendirikan patung Zakhaeh di tengah Lapangan Merah, Moscow. Sementara itu Vladimir Makarov, salah satu bekas letnan dari Zakhaev, memulai operasi nya melawan Eropa dengan melakukan aksi – aksi teroris. Sebab dari semua yang terjadi pada MW2, di awali dari salah satu misi dalam game yang dianggap sangat kontroversial. Dimana pada misi tersebut pemain akan memainkan US Army Ranger Private First Class Joseph Allen yang di susupkan kedalam grup teroris pimpinan Makarov, dengan nama samaran Alexei Borodin pada misi ini pemain akan membantu Makarov membantai warga sipil di Zakhaev Airport (Fiksi) di Moscow menggunakan senjata mesin. Pada akhir misi Makarov menembak mati Allen, meninggalkannya di airport agar pihak Russia mengira Amerika yang bertanggung jawab dalam serangan brutal dan sadis di Zakhaev Airport ini. Bagaimana Makarov dapat mengetahui identitas Allen dan apa maksud dari serangan di Zakhaev Airport akan mengejutkan para pemain pada jalan cerita di MW2 ini. Karakter: Ada beberapa karakter yang kembali tampil pada MW 2 ini, jagoan di MW sebelumnya “Soap” MacTavish (yang pada MW 2 ini telah menjadi Captain), Captain Price. Tetapi pada sebagian besar game pemain akan memainkan Sergeant Gary "Roach" Sanderson salah satu anggota dari unit pasukan khusus Task Force 141 bersama Captain MacTavish, jika pada MW sebelumnya yang bertindak sebagai Specialist dalam tim pimpinan Captain Price adalah Gaz, kini digantikan oleh Simon “Ghost” Riley pada Task Force 141 pimpinan Captain MacTavish. Fakta dan sorotan menarik pada MW2 •MW2 mempunyai alur cerita yang sangat mendebarkan. Seperti pada seri sebelumnya, MW2 memiliki beragam misi dalam keseluruhan permainannya. Misalnya, pemain dapat menjadi seorang sniper, mengendarai kendaraaan tempur atau melakukan pengejaran dengan beragam kendaraan. •Masalah kualitas tidak perlu diragukan lagi. Game ini memang terkenal dengan sistem grafis dan tatanan suara yang menakjubkan, meski demikian game ini juga tidak membutuhkan spesifikasi komputer yang 'sangar'. •Special Ops yang menjadi fitur andalan. Tidak seperti dalam seri sebelumnya, MW2 membawa Special Ops ke tingkat lebih lanjut dengan beragam misi yang dapat dimainkan. •Tidak adanya Dedicated Server untuk PC. Sangat berbeda dengan seri sebelumnya, tampaknya kini Infinity Ward 'menganaktirikan' platform PC untuk game mereka. Dengan meniadakan Dedicated Server, tentunya bakal terbatas sekali untuk bermain secara multiplayer. •Sarat aksi kekerasan. Selain memiliki adegan pertempuran yang seru, MW2 juga memiliki serangkaian adegan sadis yang dilakukan oleh pemimpin teroris, Vladimir Makarov pada misi “No Russian”. Bahkan akibat adegan ini, MW2 sempat akan di bawa kemeja hijau, dan pada game yang akan dirilis di Russia bagian tersebut dihilangkan. Kontroversi: Russia menolak peredaran game petualangan ini di negaranya. Jika di Negara lain MW2 membuat rekor dengan penjualan tercepat sepanjang sejarah, maka tidak di Russia. Pemerintah Russia menolak penjualan game tersebut karena adanya bagian yang dianggap melecehkan Russia. Pada MW2 ada misi bernama “No Russian”, di dalam misi Kontroversial ini pemain melakukan pembantaian di airport di Moscow. Maka pemerintah Russia merasa tersinggung dengan hal ini. Pada bagian lainnya pemerintah Russia dan politisi Russia keberatan dengan penggambaran pasukan bersenjata Russia yang menyerang Amerika Serikat, dan berguguran di Washington DC. Melihat hal tersebut, Infity Ward yang menjadi mitra distributor sekuel COD itu segera mengambil tindakan dengan melakukan sensor di misi "No Russian" itu dengan menghapus sepenuhnya dari permainan (untuk edisi game yang di rilis di Russia). Call Of Duty 6 : Modern Warfare 2 ini tersedia untuk PC, Console seperti Xbox 360 dan Playstation 3. berbagai sumber
Dunia Kita
Perdana Menteri Italia Silvio Berlusconi bergabung dengan deretan panjang pemimpin dunia yang jadi incaran...
Hata-hati memegang remote control karena salah-salah bisa mengantarkan Anda ke penjara. Tidak percaya?...
Tampaknya persaingan merebut posisi teratas pada pasar motor nasional antara Honda versus Yamaha akan...
Serangga kecil bisa jadi lebih cerdik daripada hewan besar, walau otaknya hanya seukuran kepala jarum,...
Kesepian ternyata mirip wabah flu, bisa menyebar dalam sekelompok orang di dekatnya. Begitulah menurut...



